Pengikut

Iklan

Pembangunan Jalan Paving di Desa Oro Bulu Rembang, Tidak sesuai Spek dan Terkesan Asal Asalan.

Selasa, 03 Januari 2023, Januari 03, 2023 WIB Last Updated 2023-01-03T06:46:34Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Jurnalis:Ridoi


Pasuruan,(GerakNusantara.com) -
Pembangunan Proyek  Paving  Jalan  Desa Orobulu Rembang. Tidak Sesuai Spek dan Terkesan Asal Asalan.  Pasalnya  Paving tersebut banyak yang Rusak dan pecah. Desa Oro Bulu  Kecamatan Rembang  Kabupaten Pasuruan ,diduga sudah melebihi batas waktu yang Sudah di Cantumkan di papan informasi publik. dan juga Pemasangan nya terkesan Asal  Asalan. 



Pasalnya, terlihat sekali dari kontur jalan tersebut yang bergelombang serta kerapatan pemasangan dari tiap-tiap paving block tersebut sangat renggang, diduga dalam proses pengerjaan nya  tidak menggunakan mesin Stamper (pemadat jalan).




Berdasarkan pantauan awak media dilokasi proyek paving block yang bersumber dari APBD melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) itu, menggunakan anggaran senilai Rp 1.199.850.036 Dengan nomor kontrak 027/2651.1/424.093/2022.Jangka Waktu  45 hari kalender dan Mulai  Kontrak 14 November 2022.



Pengerjaan proyek pavingisasi yang dikerjakan CV. IKA BERDIKARI dengan konsultan pengawas CV. YUSATA TECHNIKA  kurangnya pengawasan dari pihak dinas terkait, sehingga dalam pelaksanaan pengerjaan pembangunan tersebut dinilai tidak maksimal dan asal asalan.


Khusaeri yang sering di panggil  Ari Pas selaku wakil ketua DPD Jatim Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara mengatakan. Selasa (03/01/2023),"Sangat menyayang kan terkait pemasangan Pavingisasi  yang diduga tidak sesuai spesifikasi  terlebih juga  ada yang lebih parah lagi di salah satu titik ada yang mau ambrol,padahal ini masih dalam pengerjaan,"jelasnya.




Masih Ari melanjutkan,terlepas itu pekerjaan ini sudah melebihi jangka waktu yang seharusnya sudah selesai akan tetapi di lapangan masih belum selesai,"pungkasnya.


Sampai berita ini ditayangkan dari pihak terkait masih belum bisa dihubungi guna untuk diklarifikasi.



Komentar

Tampilkan

Terkini