Pengikut

Iklan

Mobil Ambulance Desa Sungi Wetan Hanya di Buat Pajangan Saja !!!

Sabtu, 21 Januari 2023, Januari 21, 2023 WIB Last Updated 2023-01-21T10:35:11Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Jurnalis:Ridoi


Pasuruan,(GerakNusantara.com)-
jenazah  laki-laki (65) warga Desa Sungi Wetan yang meninggal di sawah saat panen pada Senin (16/1/23) sore ditolak pemerintah desa saat warga meminta bantuan mengevakuasi jenazah tersebut menggunakan mobil ambulans desa ke rumah duka, Jumat (20/1/2023).



Peristiwa ini diungkapkan warga desa yang saat itu turut serta mengevakuasi jenazah. Warga geram lantaran Pemdes Sungi Wetan keberatan mengevakuasi jenazah menggunakan Ambulans desa.



Lah ini keadaan darurat warganya sendiri yang meninggal dan butuh bantuan Ambulans untuk mengevakuasi jenazah. Jarak sawah jauh dari tempat tinggal nya dan juga mau hujan. Lebih baik dibakar saja ambulan itu kalau tidak dapat membantu warga,” Sesal dan geram warga saat mengungkapkan ke salah satu perangkat desa.



Saat media nasional cakrawala mengklarifikasi kebenaran peristiwa tersebut Jumat (20/1/23) pagi, kantor Desa Sungi tidak ada Kades dan satupun perangkat desa yang hadir. Seolah pemerintah desa abai dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat desa.




Dari rangkaian peristiwa ini Camat Pohjentrek, Hidayat menyampaikan mobil ambulance desa digunakan untuk melayani masyarakat desa, terutama terkait dengan pelayanan kesehatan, sosial dan kedaruratan.



Saya berharap ini tidak terjadi lagi.

Pemerintah desa wajib memberikan pelayanan yang optimal dan mengayomi warganya. Dan harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”himbau Camat Pohjentrek.


Perihal kekosongan kantor desa, Camat pun sudah kerap kali melakukan pembinaan terhadap Kepala Desa di wilayah nya. Dan tidak membenarkan apabila kantor desa tidak ada Kepala Desa beserta perangkat desanya apalagi di jam kerja

Komentar

Tampilkan

Terkini