Pengikut

Iklan

Gebyar Vaksin Dan Jum’at Curhat Polrestabes Surabaya

Jumat, 20 Januari 2023, Januari 20, 2023 WIB Last Updated 2023-01-20T07:12:15Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Jurnalis:holik


Surabaya,(GerakNusantara.com)–
Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Polda Jatim kembali melaksanakan jumat curhat, kali ini bertempat di Masjid Al Anwar Jl. Manyar Sebrangan No.43 Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Jum’at (20 Januari 2023).


Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim , Kombes Pol Akhmad Yusep menyapa warga Bangkingan Surabaya setelah pelaksanaan sholat Jumat. Kemudian dilanjutkan dengan vaksinasi boster secara masal Halaman Masjid sebanyak 100 dosis.


Dalam kegiatan tersebut juga diikuti para Pejabat Utama Polrestabes Surabaya, Kapolsek, Danramil dan Camat Mulyorejo.


Kegiatan ini bertujuan mendengarkan keluh kesah masyarakat secara langsung, mengenai kepuasan pelayanan Polri dan situasi kamtibmas di masyarakat.


Lewat kegiatan ini Polri membuka ruang komunikasi dengan masyarakat, sehingga bisa mengetahui apa yang harus dikerjakan dan apa yang harus diperbaiki ke depan.


Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, ada masyarakat bertanya terkait program Polrestabes Surabaya antara lain "Sim Cak Bhabin” dan Patroli Kamtibmas bersama 3 Pilar.



“Sim Cak Bhabin merupakan program unggulan dari Polrestabes Surabaya untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan SIM. Cukup menghubungi Pak Bhabin setempat kemudian akan dibantu sampai mendapatkan SIM,” Ucapnya.


Kemudian Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, menyampaikan akan melanjutkan program vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat agar dapat menghindari serangan penyakit baik berupa virus atau yang lainnya.


Salah seorang Jama’ah yang hadir dalam Jum’at Curhat ini, menyampaikan apresiasi atas kinerja Polrestabes Surabaya dan Jajaran telah berhasil menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Surabaya. 

"Kami harap kehadiran anggota di tengah masyarakat lebih ditingkatkan lagi komandan sehingga bisa menurunkan potensi gangguan kamtibmas di Wilayah Kota Surabaya," tutup Yanto.


Masyarakat juga mengeluhkan adanya peningkatan pelanggaran lalu lintas semenjak pemberlakukan tilang elektronik. Warga berharap ada tindakan tegas kepada para pelanggar sehingga dapat menekan angka kecelakaan di Kota Surabaya.



“Kami mohon kerjasama kepada tokoh ulama’ dan tokoh masyarakat untuk memberikan himbauan juga kepada masyarakat untuk tertib dalam berlalu lintas, tidak malah semakin bebas dengan tidak  dilakukannya penindakan tilang manual, serta selalu menjaga keamanan dikingkungan setempat,” tutur Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan,

Komentar

Tampilkan

Terkini