Pengikut

Iklan

Stop Peredaran Rokok Ilegal Satpol PP Kab. Pasuruan Gelar Sosialisasi Pada Masyarakat

Kamis, 24 November 2022, November 24, 2022 WIB Last Updated 2022-11-24T13:39:59Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Jurnalis:Ridoi


Pasuruan,(GerakNusantara.com) -
Sosialisasi Ketentuan di bidang Cukai  dan pemahaman pada Masyarakat  Melalui   Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kab. Pasuruan  Menggelar Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan di Bidang Cukai  Yang  bertempat di balai Desa Selotambak  Kec. Kraton  Kab. Pasuruan.  Kamis (24/11/2022). 



Acara Tersebut di Hadiri  Sekretaris Satpol PP  Kab. Pasuruan  Nurul  Hudayati.  Budiarto Kepala Seksi Pelayanan Bea dan Cukai. Acara ini juga di Hadiri  Camat Kraton  Munib  Triatmoko. dan Kepala  Desa Selotambak  H.Mauludin.  Serta  50  Anak putra Putri dari Para Pejuang (Veteran) Yang  Terkumpul Dalam  Organisasi Pemuda Panca Marga (PPM). dan juga di Hadiri Masyarakat  Setempat Sekitar 60 Orang. 



Pembukaan  Acara tersebut dimulai Jam 09:00  Pagi.  Dalam  Saambutannya  Munib  Triatmoko. Selaku  Camat   Kraton  Menyampaikan pada Masyarakat Yang Hadir dan juga  dihadapan Pemuda Panca Marga(PPM) Menyampaikan  Ada Beberapa hal Yang ingin Saya Sampaikan Salah satunya pesan dari Bupati Pasuruan di  Wilayah Pasuruan ini Masih dalam kondisi Covid,”tuturnya.



Lanjut  Munib Triatmoko.  Kab. Pasuruan  masih Dalam Level 1  Namun  Kita harus Waspada dengan tetap Mematuhi Aturan Pemerintah Yaitu Tetapi Memakai Masker  jangan berkerumun dan Juga jaga Jarak biar kita Selalu Sehat,"Kata Munib Triatmoko Camat Kraton.





Terkait dengan kegiatan Sosialisasi Hari ini Semua Masyarakat Khususnya di Kec. Kraton ini  Mudah mudahan tidak ada Yang kena Covid-19  dengan di gelarnya Sosialisasi ini Semoga  bermanfaat bagi Kita semua Sambung Camat Kraton.  Pasuruan ini ialah penyumbang terbesar Cukai Rokok Se Indonenesia.



 Untuk Lebih Jelasnya Nanti  Akan di Sampaikan   Secara Teknis  dari Kepala Seksi  Pelayanan  Bea cukai Kab. Pasuruan  Budiarto  dan Sekertaris  Satpol  PP Kab. Pasuruan,"Pungkas Camat Kraton. 



Dalam Saambutannya  Nurul selaku Sekretaris (Satpol PP)  Mengatakan  Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai Menyelenggarakan Sosialisasi dan Pemahaman pada Masyarakat Tentang Rokok Ilegal dan  perundang-undangan di Bidang Bea Cukai ini Kami  berharap semua Yang Hadir Dalam Acara Sosialisasi ini Dapat bisa Menyampaikan pada para tetangga dan sanak saudara tentang  Rokok Ilegal  Yang tanpa memakai pita Cukai ini. Bisa di Fahami dan di mengerti isi Sosialisasi ini Oleh Masyarakat.    



Sosialisasi peraturan Perundang-Undangan Bidang Cukai ini.  Lanjut Nurul   Yaitu mengacu pada aturan dan ketentuan yang ada dari Kemendagri Dimana (Satpol PP) Melaksanakan  kegiatan dan  Penegakan  Hukum,”Kata Nurul  Satpol PP. 



Dalam Sosialisasi ini Ia Juga menjelaskan, Undang-undang No 39/2007/Jo. No. 11/1995 Tentang Cukai Pasal 54 Jo. 29 ayat 1 yakni orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual atau menyediakan untuk dijual barang yang kena cukai dan tidak dikemas untuk menjual eceran serta tidak dilengkapi pita cukai akan kena sanksi dipidana selama 1 tahun, atau denda 2 kali nilai cukai dan 10 kali nilai cukai yang harusnya di bayar.



Masih Nurul  Dalam Kegiatan pengelolaan (DBHCHT) Tahun  Anggaran 2022 ini berdasarkan  Surat Edaran  menteri keuangan No. 215 Tahun 2021 yaitu mengenai pengalokasian (DBHCHT) Untuk tiap-tiap Kota dan kabupaten di Seluruh indonesia.



Diterangkan, Perbedaan Alokasi (DBHCHT) tahun 2022 ini Satpol PP khususnya fokus pada penindakan di bidang Hukum  dimana tahun sebelumnya kita melaksanakan penegakan hukum saja dengan melaksanakan Operasi bersama Bea Cukai Kab.Pasuruan.



Namun di tahun 2022 ini pengelolaannya berubah dari yang semula Sosialisasi di Urusi dari  Dinas Terkait Yaitu Diskominfo Kab. Pasuruan dan Secara  Keseluruhan dikelola Oleh (DBHCHT) Sekretariat Kab. Pasuruan dan saat ini di Kelola Oleh Satpol PP Kab. Pasuruan.



Sebagai Penutup Acara ini  Nurul berharap dengan banyaknya masyarakat Yang  masuk dalam Ke ikutsertaan Sosialisasi ini dapat menjadi Faham dan mudah di Mengerti Oleh  masyarakat Agar bisa saling menginformasikan Sosialisasi ini sehingga Tidak Ada Lagi peredaran Rokok Ilegal,”tutup Nurul Sekertaris Satpol PP Kab. Pasuruan.


 Ditempat yang sama  Budiarto  Menambahkan  Selain pencegahan peredaran Rokok Ilegal Pihaknya  juga memaparkan langkah-langkah preventif dampak peredaran Rokok Ilegal. Termasuk, pentingnya (DBHCHT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau) bagi suatu daerah.



Bea Cukai Kab. Pasuruan juga memberikan pemahaman kepada masyarakat perihal barang yang dikenai cukai, terutama cukai pada barang hasil Tembakau  Sehingga Masyarakat dapat membedakan mana pita cukai legal dan mana pita Cukai Ilegal,”jelasnya Budiarto 




Semoga hasil dari sosialisasi ini bisa merubah yang tadinya Ilegal Menjadi Legal Sehingga Adanya kesejahteraan bagi masyarakat itu sendiri  Selain itu juga peran Aktif dan partisifasi dari seluruh masyarakat terutama yang sudah menerima materi ini dapat saling menggencarkan informasi ini kepada masyarakat disekitarnya.



Barang siapa Yang menawarkan  Menjual  Menyediakan Untuk dijual Barang Kena Cukai Yang Tidak Dikemas Untuk Penjualan Ecer Atau Tidak dilekati Pita Cukai Atau Tidak dibubuhi tanda Pelunasan Cukai Lainnya, Melanggar  Undang-undang  RI No.11 Tahun 1995  tentang Cukai, Sebagaimana telah diubah, dengan undang-undang  RI No. 39 tahun 2007  Akan dikenakan Ancaman Pidana Penjara dan/Atau denda. 



Komentar

Tampilkan

Terkini