Pengikut

Iklan

Najwa Shab Selama 22 tahun Menjadi Wartawan Fokus di Isu Politik Dan Hukum

Rabu, 12 Oktober 2022, Oktober 12, 2022 WIB Last Updated 2022-10-12T05:11:44Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Jurnalis: Hosnan 


Jakarta,(GerakNusantara.com) -
Saya jadi wartawan itu udah 22 tahun, memang kerap kali mengangkat isu publik dan isu publik di mana-mana itu pasti ada pro dan kontra.




Jadi menurut saya sepanjang perdebatannya di soal isu,isu kepublikan yang pro dan kontra, saya sudah terbiasa menghadapi itu selama 22 tahun dengan mengangkat topik yang sangat beragam, Besok kita ngangkat soal bola, kita angkat Tragedi Kanjuruhan di Mata Najwa, usut sampai tuntas 




Isu bola itu juga isu yang selalu dekat dengan hati saya, karena saya gila bola.dan ngangkat, sampai lupa jilid ke berapa, karena sering mengangkat isu sepakbola dan isu PSSI, itu baru satu contoh



Kita mengangkat juga soal mafia hukum. kemarin saya diundang oleh Menkopolhukam Pak Mahfud MD untuk memberikan masukan ke pemerintah soal bagaimana agenda reformasi hukum dan peradilan,



Saya datang bersama teman-teman perwakilan lembaga sipil yang lain memberi masukan ke Pak Mahfud MD, Apa yang penting dilakukan pemerintah untuk membenahi agenda reformasi hukum



Sebelumnya juga kita banyak bicara kita bikin generasi muda yang memang paham melihat politik bukan hanya sebagai ribut-ributnya elit, namun politik sebagai rangkaian kebijakan publik




Jadi selama 22 tahun saya menjadi wartawan fokus di  isu, politik dan hukum, sudah terbiasa untuk melihat berbagai pro-kontra dan itu bagian dari pekerjaan Menurut saya mari kita fokus pada isu utamanya,





Saya tidak ingin isu publik dikerdilkan, dengan membahas sesuatu yang akhirnya menjadi drama personal.

Sudah terlalu banyak drama di negeri ini, jadi mari kita fokus pada apa yang utama, isu-isu kepublikan, dan mari kita lihat pro-kontranya dari kaca mata publik.



Karena sekali lagi pekerjaan kita nih, teman-teman wartawan menyuarakan apa yang penting bagi publik, jadi mari kita fokus pada apa yang penting, kemudian tidak tergeser pada hal-hal yang tidak penting Negeri ini sudah terlalu banyak hal yang harus sama-sama di bicarakannya,

Komentar

Tampilkan

Terkini