Pengikut

Iklan

Dugaan Penyelewangan Dana Desa Ketahanan Pangan Yang Menunggangi CSR Perusahaan Saat Laporan Musrenbangdes

Jumat, 14 Oktober 2022, Oktober 14, 2022 WIB Last Updated 2022-10-14T09:16:58Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Jurnalis:Ridoi


Pasuruan,(GerakNusantara.com) -
Menerima aduan masyarakat (dumas) terkait polemik yang sampai hari ini terus mengembang  dikalangan warga saat musrenbang Desa Pacarkeling Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan, dimana pelaksanaan Musrenbangdes bukan di pendopo akan tetapi malah di PT Amerta Indah Otsuka ada apa?.


Menyikapi kasus ini media ankasapost langsung klarifikasi pada warga desa pacarkeling yang merasa ditipu dan ini merupakan pembohongan publik dari Kades Imron Rosadi, dimana menurut informasinya Kades Imron sampaikan saat laporan musrenbangdes beberapa waktu lalu.


Sedangkan DD ketahanan Pangan Desa Pacarkeling Kecamatan Kejayan itu sudah masuk ke RPJMDes dan RKPDes, agar program program yang sudah turun itu dilaksanakan oleh pihak desa secara maksimal, akan tetapi Oknum Kades Imron Rosadi memutar balik laporan saat musrenbang.



Disinyalir untuk Usaha Lele yang ada di Dusun Bawang Desa Pacarkeling merupakan bantuan CSR dari PT Amerta Indah Otsuka akan tetapi saat Musrenbangdes yang disampaikan oleh Kades Imron dananya berasal dari DD Ketahanan Pangan Desa Pacarkeling.


Maka melihat ini semua jelas Kades Imron Rosadi disinyalir dan diduga melakukan tindakan yang sangat menyimpang dan diduga kuat membuat keterangan palsu dengan kata lain adalah pembohongan publik melihat sisi ini Kades Imron Rosadi bertujuan memperkaya diri sendiri.


Perlu diketahui juga saat media menggali informasi pada beberapa warga pun yang menjelaskan," tentang usaha lele hasil bantuan CSR  dari PT Amerta Indah Otsuka yang ada di dusun bawang itu sudah berjalan mulai tahun 2021, tapi kenapa Kades Imron sampaikan hal itu saat musregbangdes dari dana desa ini yang membuat para warga timbul tanda tanya", ungkap warga yang enggan diberitakan.


Apabila dugaan ini benar maka awak media akan meneruskan pihak APH diantaranya Tipikor, Kejaksaan, Inspektorat, Irbansus dan dinas terkait lainnya ini jelas merugikan warga Desa Pacarkeling kecamatan Kejayan.


Komentar

Tampilkan

Terkini