Pengikut

Iklan

Dugaan Penyelewangan Dana BUMDES Oleh Kades Ambal Ambil

Minggu, 16 Oktober 2022, Oktober 16, 2022 WIB Last Updated 2022-10-16T05:11:36Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Jurnalis:Ridoi


Pasuruan,(GerakNusantara.com) -
Mendapat aduan masyarakat yang semakin berkembang di Desa Ambal Ambil Kec. Kejayan tentang Dana BUMDES yang diduga kuat sudah diselewengkan oleh oknum Kades SA sebesar Rp. 20.000.000 dan juga salah satu mantan operator desa Ambal Ambil dengan inisial NN sebesar Rp. 60.000.000, sedangkan BUMDES Desa Ambal Ambil sudah bubar dan dana yang ada di rekening Bank Jatim seharusnya berjumlah Rp. 85.000.000 akan tetapi hanya ada Rp. 5.000.000.


Dugaan penyelewengan Dana BUMDES Desa Ambal Ambil yang dilakukan oleh oknum Kades SA dan mantan operator desa inisial NN sudah memenuhi unsur pidana sesuai KUHP pasal 378 tentang penipuan dan penggelapan,  menurut informasi dari masyarakat yang disampaikan pada media Gerak Nusantara menjelaskan bahwa Dana BUMDES tersebut yang semestinya harus masuk ke rekening BUMDES akan tetapi ini malah tidak jelas juntrungnya sama sekali.


Mengetahui kasus ini Media Gerak Nusantara langsung mengklarifikasi pada Sekdes Desa Ambal Ambil yang juga sebagai mantan Ketua BUMDES yang lama sebelum bubar dan Sekdes sudah mengembalikannya pada tanggal 19/01/2022, Karena Sekdes tau kalau dana BUMDES tersebut harus ada direkening dan harus sesuai SPJ nya.



Menurut keterangan dari Narasumber dan beberapa warga yang enggan disebutkan namanya,"bahwa Kades SA menggunakan Dana BUMDES itu walaupun sudah bubar , kapanpun Kades SA siap mengembalikannya dengan alasan karena masih menjabat sebagai kades seperti itu yang disampaikan", tegas narasumber dan warga tersebut.


Dengan alasan apapun oknum Kades SA diduga kuat telah menyelewengkan dana BUMDES karena uang itu adalah uang negara, dan apalagi BUMDES sudah bubar dan tidak ada pembentukan pengurus BUMDES yang baru ini jelas sudah memenuhi unsur pidana dan awak media akan meneruskan ke pihak APH dari mulai Polres, Kejaksaan, Inspektorat, DPMD.



Komentar

Tampilkan

Terkini