Pengikut

Iklan

Unjuk Rasa Warga Mojoparon Mendatangi Pabrik PT. Crestec Indonesia Rembang Pasuruan

Kamis, 29 September 2022, September 29, 2022 WIB Last Updated 2022-09-29T14:43:54Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Jurnalis:Ridoi


Pasuruan,(GerakNusantara.com) -
Warga Mojoparon Mendatangi Pabrik  PT. Crestec Indonesia. Warga  menanyakan Terkait  Limbah  Afalan  pabrik PT. Crestec Indonesia.  Yang Kabar nya  Limbah tersebut Sudah punya ikatan  kontrak  dengan  CV. Wahyu Putra. dan di kelola CV. Wahyu Putra. Dan  Hari ini Warga Mojoparon  Meminta  kepada pabrik PT.Crestec Indonesia untuk memberikan Limbah nya ke Warga Mojoparon untuk di keloala Sendiri sama Warga. Masalah Limbah Afalan Yang Selama ini di Ambil  Orang lain Yang bukan Warga Mojoparon. Warga Tidak setuju kalau Limbah  PT. Crestec Indonesia di Ambil Desa  Sebelah  Yang di Kelola CV. Wahyu Putra, Kamis  (29/09/22). Pukul 08:00 Wib.



Aksi Warga dengan Nada  Emosi dan Marah tidak bisa Terbendung lagi, Warga Desa Mojoparon Tak Terima Kalau Limbah Afalan itu di Kelola Orang lain. dengan Kemarahan ini Warga Desa Mojoparon  Hingga Melakukan Aksi  Demo di Depan Pabrik  PT. Crestec Indonesia  Untuk Meminta kembali Limbah Afalan Untuk di kelola Sendiri. Untuk Kemakmuran Warga Mojoparon.dan juga  Hasil Limbah Afalan itu bisa digunakan Untuk kepentingan masyarakat Mojoparon sendiri.



Warga Mojoparon  Sangat Kecewa  dengan apa Yang telah dilakukan PT. Crestec Indonesia  Yang tanpa ada sepengetahuan Warga Malah Punya ikatan kontrak dengan CV. Wahyu Putra yang selama ini kedudukannya di desa  Pekoren Rembang Pasuruan.



Hilmi  Warga Mojoparon Kami Tidak ingin Limbah Afalan ini di kelola Oleh  CV. Wahyu Putra, Karena Kami ingin mengelola Limbah  Afalan tersebut.

Selama beberapa bulan terakhir  ini Warga sering di Adu Domba dan  Dibohongi terus,”tuturnya    




Hasyim Selaku  Koodinator Aksi Demo Mengatakan  Ke Awak Media GerakNusantara.com   Sampai sekarang  Dari  PT. Crestec Indonesia Tidak Satupun Yang  Mau  Menemui Perwakilan Dari  Warga. Sampai saat ini   Warga masih bertahan di depan Pintu masuk  Pabrik PT. Crestec Indonesia  Warga   tidak Akan pergi sebelum Ada Kepastian dan  kesepakatan Untuk  mediasi sampai Limbah Afalan itu di Berikan kepada Warga Mojoparon  Kami bersama Warga Akan tetap bertahan Disini kalau  Dari Perwakilan PT. Crestec Indonesia tidak menemui Warga,” Pungkasnya.



Muhammad Sholeh,  Selaku Kades Desa  Mojoparon Mengatakan Ke Awak Media  Selama ini PT. Crestec Indonesia Tidak Memberikan  Kontribusi  Untuk  Kesejahteraan Warga Kami,  Saya Sebagai Kades Mojoparon dan Sekaligus Sebagai Pelayan Masyarakat  Sudah berjuang Untuk Mendapatkan Kontribusi Dari PT. Crestec Indonesia  Untuk  Kesejahteraan  Masyarakat kami mas, Tapi Saya tidak di Hiraukan  Sama PT. Crestec Indonesia. Terus mau gimana lagi mas  . Sekarang saya Pasrahkan sama Warga Mojoparon. Akhirnya Warga Meminta ijin Kepada Saya Untuk Mengadakan Aksi Demo Menuntut Limbah Afalan itu Di berikan kepada Warga Kami," tuturnya Kades Sholeh  Ke Awak Media.




 Kami Dari Pemuda Karang Taruna Desa Mojoparon  Untuk Meminta Pekerjaan Saja sangat di persulit sama  PT. Crestec Indonesia  Padahal  Untuk Warga Mojoparon Sendiri  dan pemuda yang belum berkeja itupun sangat lah kesulitan untuk bekerja di PT. Crestec Indonesia. seolah-olah menjadi  Pengemis mencari pekerjaan diwilayah kami sendiri, kami berharap Limbah pabrik bisa kami kelola untuk kesejahteraan warga dan Pemuda  Mojoparon.



Ratusan warga Mojoparon Melakukan Aksi Unjuk Rasa di depan Pabrik PT. Crestec Indonesia. Di wilayah Desa Mojoparon Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan. Aksi Unjuk Rasa ini  di Kawal Ketat Oleh  Polres Pasuruan. Polsek Rembang beserta jajarannya  dan juga KORAMIL Rembang. Demi Keamanan  dan kelancaran Aksi kami Antisipasi  Hal-hal Yang tidak di inginkan,"Pungkas Kapolsek Rembang.


Komentar

Tampilkan

Terkini