Pengikut

Iklan

Warga Ngemplak Rejo Adakan Tradisi Perayaan Sedekah Laut, dan Menyambut HUT RI Ke-77. Dan Tahun Baru Islam 1 444 H.

Senin, 15 Agustus 2022, Agustus 15, 2022 WIB Last Updated 2022-08-15T00:43:37Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Jurnalis:Ridoi


Pasuruan,(GerakNusantara.com) -
Tradisi Sedekah Laut Para  Nelayan di pesisir Pantai Utara Kelurahan Ngemplak Rejo,  merayakan sedekah Laut dan juga Tasyakuran Atas hasil tangkapan ikannya  Yang melimpah,  juga Menaruh Laut  Sepotong Kepala sapi dan Nasi  Tumpeng dilarung dengan di iringi puluhan perahu Nelayan, Sedekah Laut ini diselenggarakan masyarakat pesisir sebagai ungkapan Rasa syukur kepada Allah SWT. Yang telah memberikan Rezeki kepada para   Nelayan Atas hasil tangkapan Laut  Yang Menjadi mata pencahariannya Sehari-hari. Selain  sebagai Tradisi Sedekah Laut,  Yang sudah Menjadi  turun temurun.  Kelurahan Ngemplak Rejo  Kecamatan  Panggung Rejo Kota Pasuruan,  Minggu (14/08/2022). Pukul   09:00.




Perayaan Tradisi sedekah Laut  Adalah  Membuang sesaji Kepala Sapi ke Laut dengan maksud memberikan makanan kepada Yang mbaurekso atau penguasa Laut. Upacara Sedekah Laut merupakan upacara tradisional masyarakat Nelayan Kelurahan Ngemplak Rejo, Kecamatan Panggung Rejo  Kota Pasuruan, sebagai ungkapan Rasa syukur kehadirat  Allah SWT. 

 Yang Maha Esa, Perayaan Sedekah Laut ini  dilaksanakan  setiap satu  tahun Sekali,  Pada  Bulan Syuro/Muharram   1 444 H.




Muhammad bin mukhsin Assegaf selaku ketua Panitia Yang Akrab dipanggil Habib Much Mengatakan, dan mengapresiasi upaya Warga Yang Telah Bergotong Royong dan juga Kekompakannya  Secara mandiri, Kali ini acara sedekah Laut Yang dilaksanakan dengan menggunakan Swadaya masyarakat Warga Ngemplak Rejo  sendiri, menyiapkan acara Sedekah Laut ini tanpa Campur  tangan dari pemerintah daerah. 




“Alhamdulilah Acara hari ini Berjalan sukses dan juga  lancar, Harapan kami untuk kedepannya harus lebih sukses dari tahun Kemarin  Dalam acara ini murni dari Swadaya Masyarakat, Acara sedekah Laut ini dan tidak ada sedikitpun campuran tangan dari pemerintah daerah, ”pungkasnya




Tidak jarang pelaksanaan sedekah laut dijadikan Ajang Promosi Oleh lingkungan pemerintah daerah sebagai salah satu daya tarik Wisatawan Lokal  maupun asing yang ingin melihat tata Cara pelaksanaan ritual sedekah Laut tersebut, sehingga dalam pelaksanaan kurang dari 2 minggu kabar sedekah Laut sudah menyebar ke penjuru daerah tersebut membuat pengunjung membanjiri tempat Sedekah Laut  tersebut dilaksanakan. Setiap satu tahun Sekali.






H. Abdul Abul selaku wakil ketua panitia, Sedekah laut merupakan sebuah tradisi yang unik karena semua daerah tidak dapat diramaikan tetapi hanya dilaksanakan oleh daerah pesisir saja, maka tradisi sedekah Laut ini Sangat memiliki Arti   ini  Merupakan Tradisi Peninggalan Nenek moyang Yang di Lestarikan dan dijaga, sehingga tradisi ini Akan tetap ada sampai deng inian generasi berikutnya karena apabila dicermati dan disumbangkan laut ini mempunyai makna yang dalam yaitu perwujudan syukur terhadap Garap izu sehingga terjalin hubungan yang baik antara lain dan Hamba_Nya. Dan terselip pesan untuk selalu menjaga kelestarian alam guna mendapatkan hasil tangkapan ikan dengan maksimal, serta tidak menghancurkan habitat hidup tanpa menggunakan alat-alat yang merusak agar kelestarian ikan tetap terjaga.



Itu pula harus diajarkan kepada Anak-Anak generasi mendatang, itulah makna terpenting dari tradisi sedekah laut yang mengarah pada hiburan rakyat yang memiliki banyak kesenangan atas hasil tangkapan ikan,”tutup Muhammad bin mukhsin Assegaf selaku ketua panitia yang akrab dipanggil Habib Much,




   

 "Mch  Wanto,  Mewakili Masyarakat Kelurahan Ngemplak Rejo, Saat di Temui Awak Media GerakNusantara.com.  Mengatakan Saya Tetap Menghimbau Kepada Semua Masyarakat Yang mengikuti Perayaan Sedekah Laut ini. Harus Tatap Menjaga Prokes 5 M ,"Tuturnya


Komentar

Tampilkan

Terkini