Pengikut

Iklan

Terkait Dugaan Pemotongan Gaji Anggota Keamanan (SECURITIY/SATPAM) Format Adakan Audiensi Di Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan.

Jumat, 05 Agustus 2022, Agustus 05, 2022 WIB Last Updated 2022-08-04T23:18:29Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Jurnalis:Ridoi


Pasuruan,(GerakNusantara.com)-
Format  adakan Audiensi Forum Rembuk Masyarakat Pasuruan. (FORMAT) dengan  Anggota DPRD dan Sekretariat Dewan. Di kantor DPRD  Kabupaten Pasuruan. berjalan dengan sedikit memanas dalam Audiensi tersebut dan juga agak  menegangkan, Karena ada  dugaan pemotongan Gaji Petugas Keamanan (SECURITIY/SATPAM)  Sebesar 600 Ribu Sampai dengan 700 Ribu, Kabupaten Pasuruan. Kamis (04/08/2022). 




Ismail Makky Ketua Format menyatakan, bahwa Gaji anggota Keamanan. (SECURITIY/SATPAM) Yang  bertugas di kantor DPRD Kabupaten Pasuruan.  Sangat tidak pantas dan tidak  layak, Outsourcing Yang  dilakukan Oleh Sekretariat DPRD sudah menyalahi aturan Yang berlaku dan juga  jelas Ada Oknum Yang bermain didalam semua ini,  dengan sengaja memanfaatkan dan Mencari Keuntungan Sendiri  sehingga  melakukan pemotongan Gaji Petugas tersebut.





 "Kata  Udik Suharto. Yang juga ikut dalam Audiensi tersebut menyampaikan bahwa Outsourcing  Penyedia Layanan Jasa Keamanan.(SECURITIY/SATPAM) Harus Mempunyai SIO (Surat ijin Operasional), bukan surat Rekomendasi  jika ada Pegawai Outsourcing Yang digaji dibawah upah normal, berarti kontrak kerjasamanya bermasalah dan segeralah Sekwan  tersebut  Segera mememutus Kontrak, dan Lebih Tegas Lagi untuk Segera mencopot Atau meggangti Seragam (SECURITIY/SATPAM) dikarenakan Hal itu sangat tidak pantas  dan juga diduga ilegal.




Kepala Sekretariat DPRD  M.Ridwan,  Mengakui bahwa Kontrak Kerjasamanya dengan PT. Rajawali dilakukan untuk Jasa keamanan. saja,  sedangkan Gaji Petugas (SECURITIY/SATPAM) DPRD Merupakan kewenangan Penyedia Jasa,  Terkait  dengan adanya dugaan Pemotongan Gaji Petugas tersebut.dan juga ada  kejanggalan dalam  persyaratan Dokumen Kerjasama dengan PT. Rajawali, kami akan secepatnya  dalam Waktu 1 bulan  Akan menyelesaikan Kasus Tersebut  Sampai Pada Pemutusan Kontrak,"ujarnya 



anggota DPRD Dari Fraksi PKB   Samsul,  juga hadir Dalam Audiensi tersebut.  ia  mengatakan bahwa SEKWAN Tidak perlu Lagi mengadakan Kegiatan Outsourcing (SECURITIY/SATPAM) Namun bisa menggantinya Dengan Keamanan Dalam Biasa Tidak Harus Pakai Seragam (SECURITIY/ SATPAM) Karena Gaji Tidak Sesuai dengan Tanggung jawab Yang sangat ditempat Mereka bekerja, Format minta  bisa menyesuaikan dengan Peraturan Bupati, Jadi Tidak perlu lagi Untuk Memakai Seragam (SECURITI/SATPAM)Tapi bisa pakai seragam Yang disesuaikan dengan kondisi Dalam Kesekretariatan DPRD Kabupaten Pasuruan.





Selain itu  Andre Wahyudi Selaku Pimpinan Rapat Audiensi Tersebut Menyampaikan bahwasanya permasalahan ini Akan Segera Kami selesaikan,   kami juga Segera Rapatkan dengan kepala  Sekretariat DPRD Kabupaten Pasuruan. Karena ini Menyangkut  Kesejahteraan Pegawai Atau Petugas Keamanan (SECURITIY/SATPAM).





Komentar

Tampilkan

Terkini