Pengikut

Iklan

Sidang Paripurna DPRD Kab.Pasuruan, Bupati Pasuruan Singgung Sebab Molornya KUA-PPAS dan KUPA Disahkan.

Kamis, 25 Agustus 2022, Agustus 25, 2022 WIB Last Updated 2022-08-25T01:52:41Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Jurnalis:Ridoi


Pasuruan,(GerakNusantara.com) -
Sempat tertunda beberapa kali akhirnya Rapat paripurna KUA-PPAS dan KUPA 2022 berhasil disahkan, Rabu 24/8/2022. Pukul  13:00  Wib.

Pengesahan dilakukan setelah Pemkab Pasuruan diberi masukan oleh anggota DPRD Kabupaten Pasuruan. Masukan yang diberikan Oleh Anggota DPRD  merupakan kebutuhan Masyarakat yang krusial. Diantaranya yakni biaya Kesmasdim yang saat ini dibutuhkan oleh masyarakat.




Setelah Keluar Sidang Paripurna  Bupati Pasuruan Gus Irsyad Yusuf, di Wawancarai  Oleh Awak Media GerakNusantara.com  Mengatakan,“ itu  kemudian tidak langsung begitu saja, tapi harus dihitung dulu. Jadi tidak ada masalah, waktu yang tertunda ini untuk menyempurnakan hal itu,” Gus Irsyad juga menjelaskan bahwa dalam kurun dua tahun belakangan ini dana tersebut sempat terpakai untuk penanganan Covid-19. Sehingga Pemkab menerima usulan dari Anggota Dewan terkait kebutuhan masyarakat.





Saat ditanya Awak Media Terkait pembagian dana hibah yang tidak merata, Gus Irsyad Yusuf.  Menepis  hal tersebut. Dirinya mengatakan bahwa dana hibah itu sudah ada perencanaannya yang akan datang. 

Hibah  itu kan sudah ada perencanaannya, hingga beberapa Evaluasi  DPRD Kab.Pasuruan  sudah memahami. Bukan soal itu, cuman soal perangkayan yang butuh sinkronisasi angka,” imbuhnya.




Persoalan lain juga kurang harmonisnya kordinasi di pemerintah Daerah sejak ditinggal ibadah haji oleh Bupati Pasuruan Gus Irsyad Yusuf. di mana untuk kebijakan strategis daerah yang mungkin tidak bisa ditangani dengan baik oleh Plt Sekda Kabupaten Pasuruan

Molornya juga karena koordinasi di Pemerintahan Daerah sejak saya tinggal ibadah haji, mungkin ada kebijakan-kebijakan strategis sekdanya tidak bisa diambil langkah,” sindir orang nomor 1 di Kabupaten Pasuruan.





Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan mengatakan bahwa hal ini sudah diselesaikan di Rapat Banggar pada, Senin (22/8/2022) kemarin. Rapat ini juga membahas hal-hal krusial yang menjadi catatan, 


maupun perhatian bagi anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, terkait juga dana hibah yang kita sampaikan ke tim Banggar. Sehingga tidak ada pelanggaran yang terjadi lagi,” tuturnya 


Komentar

Tampilkan

Terkini