Pengikut

Iklan

Kepala Desa Ranuklindungan Grati Pasuruan, di Tetapkan Sebagai Tersangka

Kamis, 25 Agustus 2022, Agustus 25, 2022 WIB Last Updated 2022-08-25T07:44:25Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Jurnalis:Ridoi


Pasuruan,(GerakNusantara.com) -
Kerja cepat dalam menangani pelaporan masyarakat dibuktikan satuan reserse kriminal (Reskrim) Polres  Pasuruan Kota.  dan telah ditetapkannya Sebagai  tersangka oknum kepala Desa Ranuklindungan kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. Rabu (24/08/2022). 




Dalam surat perintah penahanan bernomer SP.Han/88/VIII/2022/Satreskrim berbunyi sejak hari ini tanggal (24/8/2022) Kepala Desa  Yuslimu telah  ditetapkan sebagai  tersangka atas dugaan penipuan dan penggelapan terhadap Soudara Pujo Adi Mawanto (52) tahun warga Desa Ranuklindungan Kecamatan Grati kabupaten Pasuruan Jawa Timur yang Pada tahun 2014 silam telah dijanjikan dengan membayar uang tunai  Rp. 22.000.000 (dua puluh dua juta rupiah) untuk dijanjikan menjadi satpol PP dikabupaten Pasuruan.




Sejak tahun 2014 hingga tahun 2022 tidak ada kabar dari yuslimu dan hanya dapat janji-janji dan kepalsuan yang tiada henti. Juga masih banyak kasus-kasus  lainnya  yang juga sudah di Laporkan ke Polres Pasuruan Kota.





Akhirnya pada tanggal  (06/06/2022) Pujo Adi Mawanto, yang bekerja seadanya (Jualan Korek dan pelengkapan lain) di pasar Grati dan Trewung ini melaporkan Kepala Desa  Yuslimu. ke Polres  Pasuruan Kota.




Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Grati Wasis   Saat di Konfirmasi  Awak Media  GerakNusantara.com.  membenarkan adanya berita ini,  telah ditetapkannya tersangka Kepala Desa  Ranuklindungan  Yuslimu.



disisi lain  AKP. Bima Sakti Pria Laksan,.S.I.K,.MH. Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota  menyampaikan kepada Media ini bahwa sejak hari ini tanggal (24/8/2022) Kepala Desa Yuslimu telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan pada tahun 2014. " Kepala Desa Yuslimu perhari ini telah ditahan di Polres Pasuruan kota  selanjutnya dilakukan Proses penyelidikan,"Ujarnya 


Komentar

Tampilkan

Terkini