Pengikut

Iklan

Forum LSM Pantura Bersatu Kembali Menggelar Aksi Demo Bersama Masyarakat Pandean Pasuruan

Kamis, 09 Juni 2022, Juni 09, 2022 WIB Last Updated 2022-06-09T02:08:58Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Jurnalis:Ridoi


Pasuruan,(GerakNusantara.com) -
Lembaga Swadaya masyarakat (LSM)  Pantura bersatu kembali menggelar Aksi Demo untuk untuk kedua kalinya tertuju kepada PT Crestec Indonesia  dan PT King Jim  serta CV Wahyu  Putra  Demo tersebut dilaksanakan di industrial Estate Rembang  (PIER) di Desa Pandean,  Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan. Rabu  (08/06/2022). 




Diketahui LSM Pantura melakukan demo untuk kedua kalinya lantaran tidak ada kejelasan dan itikad baik dari kedua perusahaan dan CV pengepul Limbah tersebut terkait hasil  audensi   hearing yang  diadakan  pada Rabu (6/4) dan Senin (11/4) lalu 




Beberapa Ketua Lembaga Swadaya masyarakat yang tergabung dalam LSM Pantura bersatu itu mendatangi PT Crestec Indonesia PT King Jim, dan CV Wahyu Putra yang tidak memiliki komitmen dan penyelesaian yang jelas terkait hasil audensi sebelumnya oleh karena itu LSM Pantura bersatu, mengadakan demo didepan PT Crestec Indonesia dan PT King Jim  yang berlangsung dengan damai 




Orasi pertama disampaikan di depan PT King Jim, LSM Pantura bersatu menunggu itikat baik dari perwakilan atau humas  dari perusahaan terkait untuk duduk bersama dan mencari solusi namun selama tenggang waktu yang diberikan perwakilan PT King Jim tidak kunjung menemui masa aksi dan diduga  menolak diskusi bersama masa  Aksi. 




Dalam aksinya salah satu pendemo mengatakan didepan PT King Jim "Apabila tidak ditemui  kami akan datang lagi dengan membawa massa  atau elemen masyarakat Pandean yang lebih besar bersama gabungan Forum Pantura bersatu ," Ucapnya.




Tak lama kemudian Aksi massa  di lanjutkan bersama dengan masyarakat desa Pandean ke PT Crestec Indonesia untuk mencari keadilan.




Kusuma selaku Ketua LSM Suropati mengapresiasi aparat kepolisian yang telah mengawal aksi demo tersebut ," Saya sangat berterimakasih kepada jajaran kepolisian yang telah mengawal kami," ungkapnya.





Modrik selaku anggota M-Bara dalam Orasinya mengatakan"menurut UU no 32 tahun 2009 pasal 1, upaya sistematis dan melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan pemanfaatan, pengendalian Limbah (B3) wajib mendapatkan ijin dari Mentri gubernur Bupati/walikota sesuai dengan Kewenangannya.




Lebih lanjut sewaktu orasi didepan PT Crestec Indonesia Izul selaku ketua LSM Lira memaparkan"Demi kepentingan masyarakat Pandean kami tidak menginginkan trik dan intrik yang merugikan masyarakat sekitar karena hak masyarakat sudah di atur oleh undang-undang no 40  tahun 2007 tentang kewajiban sosial lingkungan bagi perusahaan untuk memperdayakan masyarakat sekitar," ucapnya.




Demi mencari keadilan untuk masyarakat desa Pandean, ketua umum LSM Pantura bersatu juga angkat bicara  terkait limbah yang diduga merupakan hasil limbah PT Crestec Indonesia dan PT King Jim.





"PT Crestec Indonesia dan PT King Jim memberikan kepada pihak pengelola limbah yang belum ada ijin itu salah besar. Seharusnya pihak masyarakat diperdayakan bukan sebaliknya masyarakat di bohongi, padahal di undang-undang no 40 tahun 2007 tentang kewajiban sosial lingkungan hidup sekitar itu sudah tertera," katanya. 




"Namun kenapa perusahaan memilih pengelolah yang belum mengantongi ijin dugaan  pengelolaan ada mafia yang kerjasama dengan orang dalam perusahaan," Pungkasnya saat diwawancarai oleh Awak  media GerakNusantara. di lokasi aksi.

Komentar

Tampilkan

Terkini