Pengikut

Iklan

Wulan Jewelry Hadir Dalam Aksesoris Fair 2022

Jumat, 04 Maret 2022, Maret 04, 2022 WIB Last Updated 2022-03-04T13:13:45Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


SURABAYA, (GerakNusantara com) - Masih dalam kondisi Pandemi Covid yang belum berakhir dan masa pertumbuhan kembali serta pemulihan ekonomi di tengah-tengahnya, Pameran Batik, Bordir dan Aksesoris Fair 2022 kembali diselenggarakan.



Pameran yang di selenggarakan oleh PT. Debindo Mitra Tama bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur dan diadakan di Grand City Surabaya ini, digelar dari tanggal 2 hingga 6 Maret mendatang.



Dimana Pameran Batik, Bordir dan Aksesoris Fair yang ke-17 tahun 2022 ini resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak di Grand City Surabaya, Kamis (3/3/2022).



Dalam pemeran ini ada 84 stand batik, bordir, tenun hingga aksesori yang terdiri dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten atau Kota di Jawa Timur, Swasta, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Mandiri dari Surabaya, Bandung, Tasikmalaya hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).



Dimana setiap stand yang hadir dalam pameran ini memiliki target penjualan masing-masing seperti yang diungkapkan, Sri Wulan Handayani.,SE.MA.Min dari UMKM aksesoris sekaligus owner dari Wulan Jewelry.



"Untuk target penjualan di pameran ini sekitar Rp 5 juta. Di hari pertama dan kedua responnya cukup bagus, sudah seperempat dari target tercapai," kata Wulan.



Ia pun berharap, pameran di hari-hari berikutnya akan semakin ramai dan bisa memenuhi target. Dalam pameran ini, pihaknya membawa Accessories dengan motif khas Surabaya dan Motif Cakrapala.



"Cakrapala itu bentuk relief di dalam candi Penataran Blitar. Motif ini yang menjadi motif ciri khas batik dari Blitar," jelasnya.



Wulan Jewelry sendiri adalah usaha yang bergerak di bidang kreasi handmade dari batu dan mutiara, dalam bentuk kalung, gelang, anting, bros dan aneka aksesoris lainnya.



Wartawan    : Dwi Ananta Rini

Editor            : Imam Mu'iz

Komentar

Tampilkan

Terkini