Pengikut

Iklan

Nyepi Di Surabaya Rame

Kamis, 03 Maret 2022, Maret 03, 2022 WIB Last Updated 2022-03-03T04:54:43Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


SURABAYA, (GerakNusantara.com) - Hari Raya Nyepi sudah tiga tahun berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Dimana peringatan Hari Raya Nyepi 1944 jatuh pada hari kamis (3/3).


Satu hari menjelang peringatan Nyepi, seluruh umat Hindu melakukan upacara Tawur Agung Tilem Kesanga.


Dengan mengenakan pakaian serbaputih, pagi-pagi sekali ratusan umat Hindu mendatangi lokasi ritual di Pura Agung Jagat Karana (PAJK), Krembangan.



Ketua Pakraman Madya/Banjar Surabaya I Ketut Aria Pria Utama mengatakan, upacara Tawur Agung Tilem Kesanga dilakukan sebagai wujud pembersihan lingkungan dan alam semesta. Kecuali arak-arakan ogoh-ogoh, semua ritual dan ibadat tetap diadakan.


Namun, ada pembatasan peserta. Yaitu, hanya sekitar 100 orang. Lalu pada Hari Raya Nyepi Kamis (3/3), PAJK tetap dibuka.


Meski ada pembatasan, umat Hindu tetap bisa melangsungkan ibadat di pura. Jika ingin beribadat Nyepi di PAJK, mereka harus datang pagi-pagi sekali.


”Yaitu, pukul 05.00 atau maksimal pukul 06.00. Sebab, setelah itu PAJK akan ditutup. Karena ibadat sudah berlangsung,’’ ujarnya.


Camat Krembangan Ario Bagus Permadi mengatakan, menjelang Nyepi, petugas yang berjaga di PAJK telah ditentukan. 



Selain menjaga keamanan, mereka bertugas mengawasi penerapan protokol kesehatan. Kemudian, sebagai toleransi umat beragama, woro-woro terhadap masyarakat di sekitar pura juga dilakukan.


”Selama proses Nyepi berlangsung, masyarakat diminta untuk saling menghormati. Seperti tidak melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan kebisingan. Sehingga umat Hindu bisa beribadat dengan tenang,’’ katanya.



Wartawan     : Reva Marliana

Editor             : Imam Mu'iz

Komentar

Tampilkan

Terkini