Pengikut

Iklan

Polrestabes Surabaya Berhasil Mengamankan Aksi Bentrok Antar Dua Kelompok Masyarakat

Kamis, 17 Februari 2022, Februari 17, 2022 WIB Last Updated 2022-02-17T10:29:51Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Surabaya,(GerakNusantara.com) – Polrestabes Surabaya berhasil melakukan aksi bentrok antar kelompok kerja di depan PT. Mitakasa Agung Jl. Rungkut Industri Surabaya, Kamis (17/02/2022). 


Terjadinya bentrok tersebut, berawal dari sejumlah kelompok kerja yang sedang melakukan aksi mogok kerja di depan PT. Mitakasa Agung dengan spesifik yang mereka sampaikan, kemudian mereka didatangi oleh kelompok lainnya yang memprovokasi sehingga terjadi bentrokan.


Dengan adanya kejadian tersebut, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan bahwa telah merespon dengan cepat dan membawa kedua pihak ke Mapolrestabes Surabaya, baik dari pihak pekerja yang melakukan aksi mogok kerja dan sekelompok masyarakat yang telah melakukan perudukan ataupun yang melakukan aksi. serta perusakan untuk dilakukan pendalaman.



“Kami akan melakukan penegakan hukum secara tegas dan menentukan, baik terhadap aksi mogok itu sendiri, yang akan melibatkan kami melibatkan pemangku kepentingan terkait dan ahli pidana untuk menilai serta melihat atas kejadian tersebut,” Kombes Pol A. Yusep Gunawan.


Artinya, pihak kepolisian bersama pemangku kepentingan lainnya akan terus menjaga kondusifitas Kota Surabaya demi menciptakan rasa aman ditengah siatuasi pandemi covid-19. Selain itu, semua pihak yang dibawa ke Mapolrestabes Surabaya dilakukan tes sweb antigen.


Ahmad Arifin selaku korlap yang melakukan aksi mogok kerja, menjelaskan bahwa kelompoknya melakukan aksi tersebut untuk menuntut hak-hak dan kewajiban yang dilanggar oleh manajemen yang baru dari PT. Mitakasa Agung yang baru.



“Kami ada permasalahan bersama pihak manajemen dan keberadaan kami disitu untuk menuntut hak-hak kita yang dilanggar oleh pihak manajemen baru sebagaimana undang-undang yang berlaku di PT.Mitakasa Agung, tetapi pada sekitar jam 09.00 ada penyerangan dari sekelompok preman sebanyak dua truk ,” ucap Ahmad Arifin.



Jurnalis:Holik

Komentar

Tampilkan

Terkini