Pengikut

Iklan

KPM Warga Karang Penang Oloh Tegaskan:Tidak Ada Pemotongan Bansos PKH

Senin, 07 Februari 2022, Februari 07, 2022 WIB Last Updated 2022-02-07T09:36:09Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Sampang (GerakNusantara.com) – Pelapor dugaan kasus pemotongan bantuan sosial (Bansos) Pendamping Keluarga Harapan (PKH) di Desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang, Sampang, mengaku terjebak saat melakukan pelaporan ke Kepolisian Resort (Polres) setempat.


Pasal nya menurut HS(30)salah satu KPM PKH yang ikut mengadukan penyunatan bansos PKH tersebut mengaku tidak tahu menahu dan bingung.



 

 

“Saya tidak tahu Pak, hanya diajak ke Sampang (kota.red). Katanya, ada pencairan PKH begitu,” kata KPM asal Dusun Nyik-Nyik, Desa Karang Penang Oloh tersebut.

 

Lebih lanjut Hosnami menceritakan, ternyata dirinya bersama 5 KPM lainnya dibawa ke kantor polisi dan dimintai keterangan persoalan bantuan PKH. Kemudian disuruh untuk tanda tangan, meskipun dirinya tidak mengetahui pasti isi secara keseluruhan dari surat yang ditandatangani tersebut.

 


“Saya diajak ke Sampang katanya PKH yg tidak keluar bisa dicairkan akhir nya saya ikut mas ke Sampang tapi kenyataan nya tidak cair,saya kecewa mas dan merasa bingung sendiri terang nya.

 

“Sebenarnya kami merasa kecewa, karena setelah itu tidak ada pencairan apa-apa. Kami hanya diperalat,” imbuhnya.

 

Hosnami juga mengaku bahwa kartunya dikumpulkan ke salah satu oknum yang bukan merupakan bagian dari perangkat desa setempat. Selama ini, oknum tersebut dipercayai para tetangga yang menerima PKH untuk mengumpulkan kartu atau ATM, sebab pengakuannya akan disetor ke perangkat desa.

 

Sementara Keluarga penerima manfaat(KPM)Bansos PKH lainnya Rofi’atus Sa’diyah memaparkan, pencairan bantuan PKH di desanya sudah sesuai dengan aturan. Termasuk, dalam setiap penarikan bantuan melalui ATM dilakukan sendiri. 

 

“Saya mengambil uang bantuan PKH sendiri, karena memang tidak bisa kalau orang lain, kecuali tahu PIN-nya. Saya juga dapatnya utuh, tidak ada pemotongan,” kata Rofi’atus Sa’diyah.

 

Menurut yang ia ketahui, pihak pemerintah desa setempat hanya memberikan informasi saat ada pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk melakukan di e-Waroeng terdekat. Selebihnya tidak ada pengkondisian apapun.

 

“Tidak ada campur tangan pemerintah desa dalam pencairan PKH. Sepengetahuan saya, ketika pencairan bantuan beras (BPNT.red) saja, yang diinformasikan untuk mengambil di e-Waroeng terdekat. Kalau PKH  ya diambil sendiri mas tegasnya kepada media.

 



 

“Pencairan sudah sesuai SOP, kami juga rutin menemui penerima melalui pertemuan bulanan. Biasanya kalau ada masalah akan disampaikan di forum itu,” ulasnya.

 

Zainullah mengaku kaget dengan pemberitaan yang menyebutkan ada pemotongan bantuan PKH di Karang Penang Oloh. Padahal selama dua tahun menjadi pendamping PKH di desa tersebut belum pernah ada campur tangan pemerintah desa dalam hal pencairan dikarenakan yg mengetahui PIN atau sandi kartu ATM adalah KPM sendiri,"pungkasnya.

 


 Jurnalis  :Choi/Ali

Komentar

Tampilkan

Terkini