Pengikut

Iklan

Karena Panggilan Hati, Dua Wartawan Bondowoso yang Tersandung Hukum Dapat Pendamping Gratis

Jumat, 18 Februari 2022, Februari 18, 2022 WIB Last Updated 2022-02-18T01:06:33Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Bondowoso,(GerakNusantara.com) - Terkait dugaan kasus OTT oleh oknum wartawan di Bondowoso yang viral di media online maupun cetak menarik perhatian pakar hukum.


Diantaranya, Edi Firman, SH., MH., yang memiliki kuasa surat kuasa dari kedua wartawan yang saat ini proses hukum di Polres Bondowoso secara gratis.


"Kami sudah melakukan wawancara kepada keduanya, berita yang tersebar itu tidak sama dengan keterangan kedua klien kami." ujarannya. Kamis, 17/2/2022.


"Kasus ini tidak bisa disebut pemerasan sebab pemberitaan lebih dulu dibuat dan sudah tayang terkait kepala sekolah yang diduga ada penyimpangan, lalu dengan pemberitaan kepala sekolah tersebut meminta untuk menganulir pemberitaan yang kadung sudah beredar dengan melakukan pemberitaan tandingan atau klarifikasi dikedua klien media kami". Jelasnya


"Sehingga, ada kesepakatan biaya yang dibuatkan dalam surat kesepakatan untuk berita acara tandingan tersebut pada kedua media klien kami. kemudian dihari berikutnya, kepala sekolah menghubungi kedua klien kami untuk bertemu di suatu tempat atas permintaan kepala sekolah tersebut." Tambahnya


"Karena sudah ada kesepakatan, kedua klien kami tidak curiga dan niat baik untuk bertemu di tempat yang sudah ditentukan oleh kepala sekolah tahu-tahu ternyata dijebak." Masih kata kuasa hukum.



Melihat kronologis yang tidak cocok dengan berita yang beredar, memulai akan melakukan upaya baik terhadap kepala sekolah maupun pihak-pihak yang menyudutkan dalam pemberitaan di media yang tidak semestinya.



"Kami selaku kuasa hukum akan melakukan upaya hukum, kami sudah analisa dan mengkaji banyak celah untuk melakukan perlawanan, namun kita mengedepankan koordinasi terlebih dahulu." Pungkasnya.(Red)



Komentar

Tampilkan

Terkini