Pengikut

Iklan

Pemda Tuban Minta Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Protokol Kesehatan

Rabu, 05 Januari 2022, Januari 05, 2022 WIB Last Updated 2022-01-05T10:29:34Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


TUBAN, Jawa Timur (GerakNusantara.com) - Pemerintah melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten (Pemkab) Tuban meminta pengelolah destinasi wisata memetuhi protokol kesehatan, mengingat saat ini masih pandemi Covid-19.


"Sejumlah destinasi menjadi atensi karena membludaknya kunjungan selama liburan, baik wisatawan lokal, maupun dari luar, namun kami sudah bekali pengelola pariwisata untuk selalu mengimbau kepada pengunjung agar selalu patuh protokol kesehatan," terang Kabid Pariwisata, Disparbudpora Tuban, Suwanto, Rabu (5/1/2020).



Dia meminta kepada pengelola wisata menyediakan fasilitas protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan dan selalu mengimbau agar pengunjung wajib memakai masker.


"Kami selalu wanti-wanti, itu sebagai upaya agar pandemi Covid 19 di Tuban terkontrol. Apalagi saat ini sudah muncul varian Omicron. Itu yang harus diwaspadai," timpal Suwanto.


Dari rekap data kunjungan 14 objek wisata yang dimonitoring, pada tanggal 25, 26 Desember 2021 dan 1, 2 Januari 2022 menyebutkan, makam Sunan Bonang masih menjadi favorit dan andalan dengan jumlah kunjungan total 18.741 wisatawan. Disusul Agro Park Klumpit dengan jumlah 18.067 wisatawan dan Air Terjun Nglirip sebanyak 17.480 wisatawan.



" Ada 14 destinasi yang kami monitoring, di antaranya makam Sunan Bonang, Pantai Kelapa, Makam Asmoroqondi, Pemandian Bektiharjo, Sendang Asmoro, Wisata Kali Pelang, Kolam Renang Kampung Air, Kolam Renang Jati Wangi, Pantai Cemara, Pantai Semilir, Pantai Sowan, Air Terjun Nglirip, Agro Park Klumpit dan Tanazawi Edupark yang merupakan destinasi wisata baru," sebutnya.


Dari hasil pantauan tersebut, tutur Suwanto, seluruh pengelola objek wisata tersebut sudah menerapkan prokes ketat sesuai imbauan pemerintah dan terpantau kondusif.


"Kami harap semua bisa menjadi berkah bangkitnya perekonomian sektor wisata, baik bagi pengelola maupun masyarakat sekitar," ungkapnya.




Wartawan   : Ade Wijaya

Editor           : Imam Mu'iz

Komentar

Tampilkan

Terkini