Pengikut

Iklan

Kober RT 3 Sekeloa " Penuh Inovasi di Tengah Pandemi "

Kamis, 02 Desember 2021, Desember 02, 2021 WIB Last Updated 2021-12-02T02:48:41Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


BANDUNG, (GerakNusantara.com) - Kelompok belajar merupakan salah satu alternatif yang digunakan dalam pemantapan materi baik di rumah maupun di sekolah. 


Diera modern, dan di massa pandemi Covid yang masih melanda serta tidak menentunya kapan selesainya PPKM para peserta didik cenderung lebih individualis dalam memenuhi tugas yang diberikan guru mereka dari sekolahan. 


Sikap individualis menumbuhkan jiwa kurang interaksi dan sosialis, khususnya rentan usia tingkat TK maupun SD. Apabila ditinjau lebih lanjut, maka diadakannya kelompok belajar dan taman bermain mampu menumbuhkan sikap sosialisasi dan intreraksi pada teman sebaya.



Hal itu yang membangkitkan inovasi dari beberapa pemuda di RT : 03 / RW : 13, kelurahan Sekeloa, Kecamatan Coblong Kota Bandung.


Dimana Inovasi sebuah kegiatan yang di promotori oleh 4 remaja ( mbak iya, Mbak kika, Mbak dinda, dan mbak kekey ), dan di ketuai oleh Mbah Quin sebagai ketua program kober ( kelompok belajar ) dan teh entin selaku pengawas program tersebut.


Kegiatana yang awal mulanya diadakan untuk merespon dari kegiatan bermain anak-anak di sekitar RT, yang tidak terkontrol karena aturan pemerintah yang mengharuskan Pelajaran Jarak Jauh (PJJ). Sehingga memunculkan inovasi kegiatan - kegiatan tersebut.


Kegiatan paling menyenangkan bagi anak-anak adalah kegiatan di luar ruangan, Seperti botram, belajar mengompos, belajar menanam tanaman, dan Bersih-bersih sungai sekitar.


" Pernah waktu itu kami membersihkan sungai di sekitar sini. Itu sampai anak-anak nanya, "Kapan bersih-bersih di sungai lagi ? " Cerita Mbah Quin kepada Dhea Wartawan GerakNusantara.com.



Mbah Quin Juga menambahkan jakalau untuk komunitas ataupun lembaga yang membantu kegiatan di lapangan belum ada sama sekali. Selama ini kegiatan berjalan didukung oleh Karang Taruna RT 03 RW 13 sebagai pelaksana dan RT sini.


" Kami dibantu RT untuk pengadaan sarana dan prasarana. Kadang ada inisiatif dari anggota sendiri. " Terang Mbah Quin.


Kegiatan program kober ini  sudah dimulai dari awal November tahun kemarin. Dan untuk jadwal kami mengikuti ketersediaan SDM. Tapi, minimal diusahakan ada tiap minggu.


Untuk  jumlah anak yang datang untuk sekali kegiatan, beragam, Karena kegiatannya tidak memaksa alias bagi yang mau kami fasilitasi.



Wartawan    : Dhea

Editor            : Muiozu

Komentar

Tampilkan

Terkini