Pengikut

Iklan

Sediakan 20 Miliar untuk Modernisasi Angkot di Surabaya

Senin, 01 November 2021, November 01, 2021 WIB Last Updated 2021-11-01T06:09:33Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


SURABAYA, (GerakNusantara.com) - Semakin sedikit angkutan kota yang mampu bertahan di Surabaya. Mobil-mobil tua itu sudah banyak yang diistirahatkan. 


Sebagian pemiliknya menelantarkan mobilnya di dekat Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) yang dibangun dengan anggaran Rp 280 miliar itu. 


Menurut Data Dishub Surabaya, masih ada 67 angkot yang masih mengantongi izin. Namun tidak semuanya beroperasi mencari penumpang. 



Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya berencana mengganti semua angkutan kota itu dengan minibus. Sopirnya diambil dari trayek angkot yang dihilangkan. 


”Tahap awal, kita uji coba tiga rute dulu,” kata Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyudrajad.


Ia melibatkan kajian Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk menentukan rute angkutan yang pas untuk diuji. 



Hasilnya, angkutan jurusan V, DA, dan O terpilih sebagai trayek pertama.


Tiga trayek tersebut memiliki penumpang tertinggi. Angkot V melayani rute Joyoboyo-Tambak Rejo, DA melayani Kalimas Barat-Citra Raya, sedangkan O melayani rute Kalimas Barat-Keputih. 


Minibus itu akan menjadi feeder atau penghubung dari Suroboyo Bus yang sudah ada. Pemkot mengusulkan anggaran pengadaan 36 minibus di APBD 2022 yang pembahasannya akan berlangsung sampai 10 November nanti. 


”Bentuknya mirip Toyota HiAce,” kata mantan kabid lalu lintas itu



Wartawan : Reva Marliana

Editor         : Emon

Komentar

Tampilkan

Terkini