Pengikut

Iklan

Satnarkoba Polrestabes Surabaya Kembali Tangkap Rentetan Penyalahguna Narkoba

Selasa, 16 November 2021, November 16, 2021 WIB Last Updated 2021-11-16T13:32:49Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Surabaya,GerakNusantara.com -
Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali menjebloskan rentetan pelaku penyalahgunaan narkoba sejenis sabu-sabu di Surabaya. Kali yang dijebloskan adalah pengguna maupun pengedarnya dan berhasil mengamankan tiga orang beserta barang buktinya.

Dari data tiga orang yang berhasil diamankan yakni masing-masing berinisial YG (28), warga Krian Sidoarjo dan NP (31), warga Ngemplak Gresik serta HK (39), warga Kebraon Surabaya. Ketiganya tertangkap Polisi pada akhir bulan Oktober 2021 dan awal November 2021.


Menurut keterangan Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Daniel Somanonasa Marunduri, menjelaskan bahwa pengungkapan dari kasus ini berdasarkan hasil pengembangan dari pelaku YG yang tertangkap lebih dulu atas kepemilikan sepoket narkoba jenis sabu-sabu.

"Dari pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba ini. Petama kami menangkap pelaku YG pada hari Selasa tanggal 26 Oktober 2021 sekitar pukul 18.30 Wib, yang kemudian langsung dikembangkan dan pada pukul 19.30 kami berhasil menangkap pelaku NP," jelasnya, Senin (15/11/2021).

Setelah keduanya dibawa ke Mako untuk dimintai keterangannya. Salah satu pelaku yakni NP mengakui bahwa memang betul menjual narkoba tersebut kepada YG sebanyak 1 (satu) poket dengan harga Rp.300.000,-(tiga ratus ribu rupiah).

"Selain itu, tersangka NP juga mengakui bahwa narkoba tersebut didapat dari pelaku HK dengan sistem ranjau didaerah Kebraon Surabaya. Kemudian dilakukan penyelidikan, dan pada hari Rabu tanggal 03 November 2021 sekira jam 10.00 Wib. Kami bisa menangkap tersangka HK dirumahnya Kebraon Surabaya," terang Kompol Daniel Somanonasa Marunduri.

Ketika pelaku HK diinterogasi oleh penyidik, dia pun mengakui bahwa barang haram tersebut didapatnya dengan cara sistem ranjau dari seseorang bandar berisial AL (DPO) untuk maksud dan tujuan diedarkan kembali demi mendapatkan keuntungan.

"Jadi tersangka HK ini dikendalikan oleh AL dengan maksud dan tujuan mendapatkan upah sebesar Rp. 1.000.000,-(satu juta rupiah) tiap kali pengiriman. Dan kami masih melakukan pengejaran terhadap AL yang merubah seorang bandar tersebut," tutup Perwira dengan satu melati emas dipundaknya itu.


Dalam pengungkapan ini, beberapa barang bukti yang diamankan diantaranya - 1 (satu) plastik klip kecil isi sabu seberat ± 0,30 (nol koma tiga puluh) gram berikut pembungkusnya, 1 (satu) buah pipet kaca bekas pakai dengan berat ± 1,68 (satu koma enam puluh delapan) gram, 1 (satu) tas warna hitam, 8 (delapan) bendel plastik klip kosong, 1 (satu) buah timbangan elektrik, 3 (tiga) buah Hp, 1 (satu) sendok plastik warna kuning dan 1 (satu) Buku tabungan BCA lengkap dengan kartu ATM nya.


Untuk pasal yang disangkakan oleh Polisi terhadap ketiga tersangka yakni tersangka YG dijerat Pasal 114 Ayat (1) subs Pasal 112 Ayat (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika, dan NP dijerat Pasal 114 Ayat (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika, sedangkan tersangka HK dijerat Pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.




Jurnalis:holik
Komentar

Tampilkan

Terkini