Pengikut

Iklan

Lima Arahan Presiden Jokowi terkait Pemulihan Ekonomi Nasional

Kamis, 18 November 2021, November 18, 2021 WIB Last Updated 2021-11-17T20:51:13Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


JAKARTA, (GerakNusantara.com) - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang membahas mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2022, Rabu (17/11/2021) sore, di Kantor Presiden, Jakarta. 


Menghadapi akhir tahun 2021, Presiden Jokowi meminta kementerian / lembaga dan pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi belanja pemerintah baik melalui APBN maupun APBD.


Dalam pengantarnya Presiden Jokowi menekankan lima hal terkait perkembangan ekonomi nasional.



Pertama, percepatan realisasi APBN dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


Dimana Presiden Jokowi meminta agar belanja rutinitas yang tidak perlu untuk segera dihilangkan dan digeser ke belanja yang bersifat produktif.


Kedua, waspadai risiko perkembangan ekonomi global terhadap perekonomian Indonesia.


Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk mewaspadai serta mengkalkulasi dan mengantisipasi dampak dari  inflasi global.


Ketiga, waspadai potensi berlanjutnya pandemi yang juga berdampak pada perlambatan ekonomi dunia.



“Pastikan, awal 2022, Januari 2022, anggaran sudah bisa dieksekusi. Artinya, di bulan-bulan ini kita akan mempersiapkan administrasi agar di awal tahun di bulan Januari itu sudah bisa dieksekusi. Dan kita harus menyiapkan, sekali lagi, dasar untuk pelaksanaan itu,” terang Presiden Jokowi


Keempat, segera dorong realisasi investasi.


mengawal dan menindaklanjuti komitmen investasi, termasuk yang telah diperoleh saat lawatannya ke tiga negara beberapa waktu lalu agar komitmen tersebut menetas dan bisa direalisasikan.


Kelima, komitmen bersama terhadap pengembangan ekonomi hijau dan transisi ke energi terbarukan (renewable energy).


Presiden menuturkan, investasi memiliki kontribusi yang besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.



Wartawan      : Dimas Ginanjar

Editor              : Emon

Komentar

Tampilkan

Terkini