Pengikut

Iklan

Banjir di Pepelegi Indah, Gus Muhdlor Intruksikan Normalisasi Sungai Di Sidoarjo Di Percepat

Kamis, 25 November 2021, November 25, 2021 WIB Last Updated 2021-11-25T18:24:03Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


SIDOARJO, (GerakNusantara.com) - Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Sidoarjo benerapa hari belakangan ini, berdampak pada luapan air dan membuat di sebagian wilayah tergenang air.


Dari laporan warga yang diterima Dhimas Emon Wartawan GerakNusantara.com dan pemantauannya dilapangan, hujan telah merendam sebagian Kecamatan Waru, Tepatnya di daerah Pepelegi Indah.


"Hujannya tadi itu mulai 17.00 WIB, dan sebelum Maghrib terlihat mendungnya sangat gelap kemudian Hujan yang sangat deras," kata Dhea saat dikonfirmasi Wartawan GerakNusantara.com.


Dhea juga menambahkan bahwanya banjir juga sempat masuk ke rumah - rumah warga pepelegi indah.



Dari Kejadian tersebut, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air untuk menggenjot pengerjaan proyek normalisasi sungai guna mengantisipasi banjir di berbagai titik di Sidoarjo.


"Saat ini normalisasi terus berjalan. Kita antisipasi menyusul mulai tingginya intensitas curah hujan yang merata di Sidoarjo," kata Gus Muhdlor, sapaan akrab Bupati Ahmad Muhdlor Ali, Rabu, (24/11/2021).


Selain normalisasi sungai, Gus Muhdlor menginstruksikan untuk menambah jumlah dan kapasitas pompa penyedot banjir di titik-titik rawan banjir, salah satunya di bawah kolong tol depan Lippo Mall yang kemarin sempat tergenang saat hujan deras.



Prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Pulau Jawa termasuk Sidoarjo akan terkena dampak Badai La Nina yang puncaknya diprediksi terjadi pada bulan Desember. Selain itu, air laut pasang atau banjir rob juga harus diantisipasi yang prediksinya juga terjadi pada bulan Desember.



Kepada Wartawan GerakNusantara.com Gus Muhdlor mengatakan, juga meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo untuk siaga 24 jam. BPBD diminta merespons dengan cepat apabila melihat atau mendapatkan laporan kejadian adanya bencana. Baik itu angin puting beliung maupun bencana banjir.



Wartawan    : Dhimas Emon

Editor            : Imam Mu'iz

Komentar

Tampilkan

Terkini