Pengikut

Iklan

Wabup Sampang Buka Kompetisi Internal Askab PSSI U-15

Senin, 18 Oktober 2021, Oktober 18, 2021 WIB Last Updated 2021-10-18T06:11:54Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Sampang,(GerakNusantara.com) - Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat secara resmi membuka kompetisi internal kelompok umur 15 tahun yang digelar oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Sampang di Lapangan Wijaya Kusuma, Minggu (17/10/2021).

Pembukaan Kompetisi ditandai dengan tendangan pertama yang dilakukan oleh Wabup Sampang H. Abdullah Hidayat sebelum pertandingan antara PSP Pangarengan melawan PS Garuda Hitam.

Turut hadir saat pembukaan Kompetisi Internal U-15 diantaranya Kepala Disporabudpar Sampang H. Marnilem, Wakil Ketua KONI Sampang H. Saryadi, Ketua Askab PSSI Sampang Moh. Farok serta Kapolsek Sampang.

Dalam sambutannya, Ketua Askab PSSI Sampang Moh. Farok menyampaikan bahwa pelaksanaan kompetisi internal kelompok umur 15 tahun merupakan tindak lanjut progam Asprov PSSI Jawa Timur untuk melakukan pembinaan di usia dini.


Pemenang dari Kompetisi Internal kelompok umur 15 tahun nantinya akan mewakili Kabupaten Sampang untuk berkompetisi di tingkat Jawa Timur.

Adapun jumlah klub yang mengikuti kompetisi tersebut sebanyak 14 klub binaan Askab PSSI Sampang yang sebelumnya para pemainnya telah melakukan screening.

“Sejalan dengan program KONI Sampang bahwa program lebih difokuskan bagaimana para atlet usia dini potensinya bisa terekspose dan dilakukan pembinaan,” ungkapnya.

Farok juga menyampaikan kepada para pemain dan seluruh pihak yang terlibat dalam kompetisi internal kelompok umur 15 tahun agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Berdasarkan assessment terbaru Kabupaten Sampang berada di level 1, ini merupakan angin segar untuk para atlet sepakbola untuk berkompetisi namun tetap dalam koridor protokol kesehatan,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat menyampaikan apresiasi dengan digelarnya Kompetisi Internal Askab PSSI Sampang U-15 yang sudah beberapa tahun terakhir tidak digelar.

Pihaknya berharap kompetisi bisa berlangsung secara sehat dan sportif sehingga berjalan lancar sampai berakhir.

“Tim yang kalah harus legowo, sebaliknya tim yang menang harus rendah hati, bermain yang sportif agar tujuan digelarnya Kompetisi bisa tercapai menjaring para pemain sepakbola usia dini di Sampang,” ujarnya.

Jika kompetisi tersebut berjalan dengan lancar hingga berakhir maka menjadi catatan agar pada tahun berikutnya dilaksanakan dengan beberapa kelompok umur yang berbeda.

“Jika pelaksanaan kompetisi vsukses, tahun depan kita bisa kembali mengadakan kompetisi, untuk meminimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan kami juga berpesan bahwa peran wasit sangat sentral untuk bersikap netral,” pungkasnya.

Jurnalis:Ali

Komentar

Tampilkan

Terkini