Pengikut

Iklan

Pengembangan Keprofesian Berkalanjutan Kelompok Kerja Guru Gugus 1,2 dan 3 se Kecamatan Sukodono

Sabtu, 09 Oktober 2021, Oktober 09, 2021 WIB Last Updated 2021-10-09T08:21:25Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

SIDOARJO, (GerakNusantara.com) - Menanamkan pendidikan karakter dimulai sejak dini. Seperti pengetahun tentang Sejarah dan Budaya Kerajaan Jenggala yang menjadi merupakan cikal bakal berdirinya Kabupaten Sidoarjo. 


Pengetahuan ini menurut Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) penting disampaikan kepada anak-anak sejak dibangku Sekolah Dasar (SD) ataupun Madrasah Ibtidaiyah (MI) agar mereka nantinya dapat mengambil pelajaran dari nilai-nilai kebaikan dan kesuksesan dari para pendahulunya.



Menurut Bupati Gus Muhdlor Sejarah Sidoarjo tidak kalah dengan daerah – daerah lain. Oleh karenanya kita harus bangga menjadi warga Sidoarjo. Di wilayah ini pernah berdiri Kerajaan Jenggala.


Selain itu kata Gus Muhdlor memberikan pengetahuan sejarah dapat menumbuhkan rasa memiliki dan rasa bangga terhadap daerah asalnya. 


“Jangan sampai orang Sidoarjo tidak mengetahui tentang sejarah Sidoarjo sendiri,” kata Gus Muhdlor saat memberikan materi pada acara Pengembangan Keprofesian Berkalanjutan Kelompok Kerja Guru Gugus 1,2 dan 3 se Kecamatan Sukodono.


Sebelum adanya kerajaan Jenggala, pada abad ke- 9 tahun 1009 Masehi berdiri Kerajaan Kahuripan yang dipimpin Raja bernama Airlangga. 



Banyak peninggalan Airlangga yang ada di wilayah Sidoarjo. Salah satunya adalah Sungai, hingga kini sungai-sungai itu masih bisa dimanfaatkan masyarakat. 


Jumlah sungai yang dibuat raja yang bergelar Abhiseka Sri Maharaja Rakai Halu Sri Dharmawangsa totalnya ada 23 sungai. 


Sungai – sungai itu untuk mengairi lahan pertanian, karena saat itu dikenal daerah yang subur dan penduduknya makmur.




“Sekarang sungai – sungai itu banyak yang tidak terawat, dipenuhi sampah. Padahal tidak ikut membuat tinggal menjaga saja rasanya berat. Nah ini pentingnya kita mengetahui sejarah. Oleh sebab itu siswa mulai SD/MI harus mendapatkan pengetahuan tentang sejarah Sidoarjo,” terangnya.


Gus Muhdlor juga mendorong kepada para guru agar meningkatkan kapasitas dan pengetahuannya. 


Perkembangan yang dinamis dan serba cepat menuntut seorang pendidik untuk mengembangkan wawasannya.


Wartawan : Reva / Emon

Komentar

Tampilkan

Terkini