Pengikut

Iklan

Delapan Kali Beraksi, Pelaku Curat di Kawasan Terminal Bungurasih Ditangkap

Sabtu, 23 Oktober 2021, Oktober 23, 2021 WIB Last Updated 2021-10-23T08:57:29Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Sidoarjo,(GerakNusantara.com) - Delapan kali beraksi, JP, HS dan SM, spesialis pencurian dengan pemberataan berkedok menawarkan berlian palsu, dengan dalih butuh uang beli tiket pesawat pulang ke Malaysia kepada korban. Ketiganya berhasil diamankan Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Tindak kriminal tersebut, berhasil diungkap Satreskrim Polresta Sidoarjo. Setelah adanya laporan dari Mujiman, korban kedelapan dari perbuatan JP dan kawan-kawan.

Pada 10 September 2021 lalu, korban dari Katingan Hilir, Kalimantan Tengah mendarat di Bandara Internasional Juanda. Ia hendak melanjutkan perjalanan pulang kampung ke Boyolangu, Tulungagung menggunakan transportasi bus dari Terminal Purabaya, Bungurasih, Waru.

Perjalanan dari Bandara Internasional ke Terminal Purabaya, Bungurasih. Korban duduk bersebelahan dengan pelaku JP di dalam bus. Dari obrolan keduanya akhirnya akrab, setibanya di Terminal Bus Purabaya Bungurasih keduanya masih bersama. Kemudian datanglah dua orang pelaku lainnya (HS dan SM) menghampiri.

HS dan SM turun dari mobil putih berpura-pura sebagai saudara JP, yang datang bermaksud menjemputnya dengan tujuan ke Tulungagung juga. Namun, sesaat dalam perjalanan HS bercerita kepada korban dan dua pelaku lainnya, bahwa ia akan beli tiket pesawat terbang tujuan ke Malaysia.

“Dihadapan korban dan tersangka lainnya, Hs berpura-pura usai kehilangan uang tetapi masih ada berlian yang ternyata palsu. Oleh JP berlian palsu ditawarkan ke korban. Hingga mobil yang digunakan para pelaku berhenti di depan sebuah warung,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, Jumat (22/10/2021).

Saat mobil pelaku berhenti, korban turun dari mobil ia tidak sadar jika barang-barangnya ada di dalam mobil. Hingga tanpa disadarinya, ketiga pelaku tancap gas lalu meninggalkannya. Akibat kejadian yang dialaminya, korban Mujiman melaporkan ke Polresta Sidoarjo.

Bahwa barang miliknya yang dibawa kabur para pelaku. Antara lain, BPKB sepeda motor, kartu keluarga, handphone, uang tunai Rp. 4.700.000, buku rekening dan ATM beserta catatan pin ATM. Setelah di cek oleh korban ternyata saldo di rekeningnya berkurang sebanyak Rp. 107.000.000. Selanjutnya korban membuat laporan di Polresta Sidoarjo.

“Dari hasil keterangan para pelaku bahwa ketiga orang tersebut mendapatkan bagian masing-masing sejumlah Rp 34.000.000,” lanjut Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenai ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun.

Jurnalis:Holik

Komentar

Tampilkan

Terkini