Pengikut

Iklan

Aliansi Masyarakat Sampang Menolak keputusan Bupati Terkait Di Tundanya Pilkades

Sabtu, 09 Oktober 2021, Oktober 09, 2021 WIB Last Updated 2021-10-09T04:59:26Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Sampang,(GerakNusantara.com) -
Aliansi Masyarakat Sampang (AMS) menolak keputusan Bupati Slamet Junaidi tentang penundaan Pilkades hingga tahun 2025. AMS mendesak bupati untuk mencabut SK penundaan tersebut dan melaksanakan Pilkades pada tahun 2022.

Sebab itu, AMS mendemo kantor Bupati Sampang untuk meminta penjelasan bupati ihwal alasan penundaan Pilkades hingga tahun 2025. Menariknya, saat demo berlangsung mereka memilih bertahan di depan kantor Pemkab Sampang hingga larut malam lantaran bupati Slamet Junaidi tidak bisa menemui mereka.

Wabup Abdullah Hidayat juga sempat menemui demonstran memberi penjelasan bahwa bupati sedang berada di Jakarta melaksanakan tugas kedinasan. Namun demonstran tetap keukeuh ingin bertemu langsung dengan bupati Slamet Junaidi. Mereka beralasan, yang menandatangani SK penundaan Pilkades adalah bupati, bukan Wabup.

Demonstran tetap bersikukuh pada pendiriannya. Berdasar surat pemberitahuan yang dilayangkan sebelum demo digelar, aksi tolak penundaan Pilkades tersebut dilaksanakan mulai pukul 08:00 WIB hingga menang.

Terbukti, mereka memilih bertahan di depan Pemkab Sampang hingga bisa bertemu bupati. Beruntung, sekitar pukul 23:00 WIB bupati Slamet Junaidi tiba di Kabupaten Sampang dan langsung menemui demonstran.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Setelah membuat kesepakatan untuk menjadwalkan dialog di lain kesempatan soal penundaan Pilkades, bupati meminta demonstran pulang ke rumah masing-masing alham DULILAH warga pulang krumah masing" tandas nya.



Jurnalis/Hosnan
Komentar

Tampilkan

Terkini