Pengikut

Iklan

Warga Bantaran Kali Surabaya Respon Positif Kegiatan Patroli Air

Kamis, 02 September 2021, September 02, 2021 WIB Last Updated 2021-09-02T01:13:50Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Surabaya,(GerakNusantara.com) -
Kegiatan patroli air yang digelar di Kali Surabaya mendapatkan respon baik oleh warga bantaran. Salah satunya dari kelompok warga di wilayah Warugunung Surabaya.


Saat melakukan patroli pada akhir Agustus 2021 kemarin, tim menyusuri sungai dari wilayah Wringinanom Gresik hingga Gunungsari Surabaya. Di sepanjang melintasi Kali Surabaya tidak ditemukan industri yang membuang limbah cair ke sungai.



Namun, banyaknya sampah yang menumpuk di bantaran menjadi persoalan baru. Tim pun mengajak warga bantaran untuk tidak membuang sampah di bantaran atau ke sungai.


Saat melintasi wilayah Warugunung Surabaya yang berbatasan dengan Gresik, tim yang menggunakan perahu mendarat ke bantaran tepatnya di wilayah RT 6 RW 1. Di lokasi itu, tim disambut warga.



Direktur Konsorsium Lingkungan Hidup, Imam Rochani,mengatakan, warga sangat antusias dengan upaya yang dilakukan tim patroli air. Termasuk merespon ajakan untuk tidak membuang sampah di bantaran.


"Warga di Warugunung ini sepakat untuk tidak mencemari sungai. Agar warga tidak membuang sampah di bantaran, warga juga berinisiatif mengosongkan lahan bantaran untuk dijadikan jalan inspeksi," kata Imam, Rabu (1/9/2021).



Menurutnya, inisiatif warga itu cukup luar biasa. Pasalnya, kata Imam, tak hanya persoalan sampah, namun bangunan liar di bantaran juga berpotensi menambah beban sampah di bantaran dan di sungai.


Koordinator Garda Lingkungan Jatim, Didik Harimuko menambahkan, warga RT 6 RW 1 Warugunung memang sengaja ingin memanfaatkan tanah bantaran yang tak terpakai menjadi jalan inspeksi. 



"Kami sudah berkomunikasi dengan Pak Suparno, Ketua RT 6. Warga memang setuju untuk membuat jakan inspeksi yang juga dijadikan lahan terbuka hijau agar lebih asri," jelasnya.


Di lokasi bantaran itu, tim patroli juga berdiskusi dengan warga bantaran sekitar satu jam. Didik berharap kesadaran warga bantaran untuk menjaga dan merawat sungai bisa dilakukan di banyak tempat. 


Jurnalis:**(muz)
Komentar

Tampilkan

Terkini