Pengikut

Iklan

Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Jadi Petugas Satgas Siswa Surabaya

Sabtu, 04 September 2021, September 04, 2021 WIB Last Updated 2021-09-04T13:54:14Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini




Surabaya,(GerakNusantara.com) - 
Jelang dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengukuhkan 457 Tim Siswa Satgas Sekolah. Mereka merupakan peserta didik dari berbagai SD dan SMP negeri swasta se-Kota Surabaya dengan jumlah siswa yang tergabung di dalamnya mencapai 5.425 anak.


Dari 457 Tim Siswa Satgas Sekolah yang di kukuhkan oleh Walikota Surabaya Eri Cahyadi pada Jum'at Pagi kemarin, (3/9/2021), SMP PGRI 6 Surabaya Termasuk di dalamnya.



Turut serta dalam undangan di Balai Kota Surabaya untuk mengikuti rangkaian acara Pelantikan Satgas Siswa, di antaranya dari SMP Swasta Wilayah Surabaya Utara yaitu SMP WACHID HASYIM 1 Surabaya, SMP BARUNAWATI Surabaya, SMP Kemala Bhayangkari 6 Surabaya, SMP YP 17 Surabaya.


Dalam kesempatan ini SMP PGRI 6 Surabaya, kehadirannya dalam pelantikan tersebut diwakili oleh Ayu Dini Suciati dan di dampingi oleh Ibu. YUNI ISMARYATI, S. Pd.



Saat dikonfirmasi oleh Wartawan GerakNusantara.com, Banu Atmoko Kepala Sekolah SMP PGRI 6 Surabaya, menerangkan bahwa Keberadaan satgas siswa nantinya akan menyempurnakan pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah.


Sebelumnya sekolah juga telah menyiapkan fasilitas yang menunjang prokes. Misalnya, mulai dari wastafel untuk cuci tangan, alat pengukur suhu hingga akses keluar masuk sekolah yang dibuat berbeda. Keberadaan fasilitas penunjang Prokes ini pun telah dipastikan Pemkot melalui uji assesment dari Pemkot Surabaya.



Pak Bannu menambahkan bawa keberadaan Satgas nantinya akan menyempurnakan pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah. Dengan cara, mereka akan menjadi duta sekaligus agen sosialisasi penerapan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak) di sekolah.


"Satgas akan melihat, (siswa) yang masuk sekolah, pakai masker atau nggak? Kalau mau masuk ruangan, (siswa) cuci tangan atau nggak? Mereka kasih contoh bahwa kalau pengen PTM terus, ayo dijaga dari Covid-19 di masing-masing sekolah," terang Pak Bannu.


Jurnalis: **muz
Komentar

Tampilkan

Terkini