Pengikut

Iklan

Moonzaya Indonesia memberikan bantuan 500 sembako kepada yatim piatu dan dhuafa di Sidoarjo

Kamis, 23 September 2021, September 23, 2021 WIB Last Updated 2021-09-23T09:14:49Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


SIDOARJO, (GerakNusantara.com) - Bentuk kepedulian terhadap masyarakat dimasa Pandemi semakin meningkat. Tidak hanya pihak pemerintah yang turun memberikan bantuan, namun juga pihak swasta atau perusahaan. 


Menggandeng TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Moonzaya Indonesia memberikan bantuan 500 sembako kepada yatim piatu dan dhuafa di wilayah Sidoarjo, bertepat di Store Moonzaya, Jalan Bluru Kidul , Kecamatan Sidoarjo, Rabu (22/9).


Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Sa’adah Muhdlor (Ning Sasha) hadir langsung memberikan bantuan secara simbolis kepada 3 dhuafa dan 3 anak yatim piatu, didampingi Camat Sidoarjo, Sekretaris TP PKK Kabupaten, Kades Bluru Kidul serta Owner Moonzaya Indonesia, Nur Rahmawati Fauzi.


Dalam kesempatan ini, Ning Sasha menyampaikan kebanggan kepada UKM yang bergerak dibidang fashion khususnya produksi tas brand lokal Sidoarjo ini. 




" Saya ucapkan terimaksih atas bentuk kepedulian Moonzaya kepada masyarakat sekitar, karena dimasa pandemii saling membantu dan sinergi antara pemerintah, pengusaha harus dilakukan,” terangnya


Ning Sasha yang juga selaku Ketua Dekranasda Sidoarjo menjelaskan, pelaku UMKM di Sidoarjo harus siap menambah target market dan memulai digital bisnis, karena dengan menggunakan digital bisnis, pemasaran akan semakin luas, serta produk yang beragam akan mempengaruhi ketertarikan para konsumen baik lokal maupun luar daerah.


"Pelaku bisnis, khususnya Moonzaya yang baru satu tahun merintis namun sudah mempunyai ratusan reseller, target market dalam mempromosikan produk sangat penting, menggembangkan side brang atau brand sampingan misalnya tas sekolah, anak-anak. Selain itu, perluasan market melalui digital membantu menaikkan profit dan brand itu sendiri," Jelasnya.




Menurut Ning Sasha pihaknya akan mendukung penuh UMKM yang mengangkat brand lokal dan memberdayakan masyarakat sekitar dalam proses produksi.


"Dengan dinas terkait nantinya akan rutin dilakukan peningkatan managemen bisnis bagi pelaku UKM, UMKM harapannya agar bisa lebih fokus, pelaku UKM bisa belajar banyak terkait pengembangan bisnis,” ujarnya. 


Jurnalis : Imam Mu'iz
Komentar

Tampilkan

Terkini