Pengikut

Iklan

Dugaan penyalahgunaan BPKB kendaraan Bermotor Roda Dua, Dealer NSS Waingapu

Kamis, 09 September 2021, September 09, 2021 WIB Last Updated 2021-09-09T05:21:14Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

NTT,(GerakNusantara.com) -
Diduga telah terjadi penyalahgunaan BPKB kendaraan Roda Dua oleh dealer Nusantara Surya Sakti (NSS) Waingapu. Pasalnya beberapa nasabah yang telah menyelesaikan kredit belum memperoleh Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

"Sudah setahun yang lalu saya telah melunasi kredit motor, tapi saya belum menerima BPKB hingga saat ini". Tutur salah seorang nasabah saat diwawancarai, Kamis (9 September 2021).

Dari pengakuan nasabah lainnya  juga telah melakukan konfirmasi dengan pihak dealer baik secara langsung maupun melalui media, agar segera ditindak lanjuti mengenai BPKB yang menjadi hak mereka. 

"Kendala di SAMSAT tidak proses BBNnya, ada temuan yang lalu sementara ditindaklanjuti", demikian jawaban dari salah seorang pegawai dealer NSS Waingapu setelah dikonfirmasi oleh nasabah.

Tidak hanya itu nasabah juga memberikan pengakuan diberi arahan oleh pegawai dealer NSS, untuk menanyakan BPKB secara langsung kepada pihak SAMSAT di Wilayah tersebut.

Terlihat keengganan pihak dealer  menyelesaikan perkara BPKB, padahal itu sudah menjadi tugas dan tanggungjawab mereka.

Berikut keraguan yang disampaikan nasabah, tidak terlepas dari kasus kasus yang telah terjadi di wilayah lainnya; 
"BPKB nasabah dimanfaatkan dengan cara menggadaikannya kepada pihak lain untuk  mendapatkan uang dan mereka bungakan lagi kepada pihak lain demi meraih keuntungan tanpa sepengetahuan pemilik kendaraan.  Pihak dealer dengan sengaja tidak melakukan upaya penyelesaian administrasi dengan pihak SAMSAT yang mungkin saja uang tersebut telah habis utk kepentingan pribadi pegawai dealer.

"Harapannya, permasalahan ini harus segara diselesaikan dan kami menerima apa yang menjadi hak kami. Tidaklah mudah untuk bekerja, mengumpulkan uang dan melunasi kredit," Ujar salah seorang nasabah.


Jurnalis (U.K)
Komentar

Tampilkan

Terkini