Pengikut

Iklan

Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Blitar meraih penghargaan Terbaik 1 di Indonesia

Rabu, 25 Agustus 2021, Agustus 25, 2021 WIB Last Updated 2021-08-25T09:40:25Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Blitar,(GerakNusantara.com)
- TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Kabupaten Blitar meraih penghargaan Terbaik 1 untuk Kategori TPID Kabupaten/Kota Berprestasi 2020 wilayah Jawa - Bali. Penghargaan ini disampaikan secara virtual pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2021 yang dihadiri langsung oleh Presiden Jokowi pada Rabu (25/08/2021).

Bupati Blitar, Rini Syarifah usai mengikuti rakornas menyampaikan penghargaan tersebut merupakan kerja tim atau perjuangan seluruh rakyat Kabupaten Blitar yang bergerak di bidang perekonomian.

"Kita mendapatkan terbaik 1 kategori berprestasi se-Jawa Bali. Alhamdulillah kerja tim kita tidak sia-sia. Harapannya peternak kita mendapatkan perhatian dari pusat," ungkapnya.


Bupati Rini juga mengatakan Kabupaten Blitar merupakan penyumbang 30% stok telur ayam nasional. Dia berharap dengan prestasi tersebut dapat meningkatkan koperasi-koperasi maupun kelembagaan dan antar daerah.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Tuti Komaryati, mengungkapkan prestasi yang diraih Kabupaten Blitar salah satunya adalah karena pelaksanaan #bansos dengan melibatkan UMKM seluruh Kabupaten Blitar sebagai penyedia bantuan sosial. Menurutnya hal itu yang menjadi luar biasa bagi siapapun yang menilai.

"Siapapun pasti mengatakan bahwa Kabupaten Blitar luar biasa cerdas karena mampu mengendalikan ekonominya pada saat masa pandemi, dan ini digunakan untuk kegiatan sosial dengan jumlahnya juga luar biasa 170.000 paket dan ternyata ini mendapat apresiasi," tuturnya.


Ia menambahkan, selain prestasi dalam penanganan bansos, juga adanya alat yang membuat efisien pakan ternak ayam. Tuti menyebut karena ayam di Kabupaten Blitar luar biasa dengan produk telur per hari mencapai 1.200 ton. Pencapaian ini menurutnya juga adanya dukungan kerjasama perdagangan antar daerah yaitu untuk penjualan telur maupun pengadaan pakan yaitu jagung.

"Akhir-akhir ini kita sudah mendatangkan jagung baik dari Irian, NTB maupun dari Manado sebentar lagi dari Gorontalo," pungkasnya.

Jurnalis:Abdul Khalim
Komentar

Tampilkan

Terkini