Pengikut

Iklan

Pemerintah Ajak Pengusaha dan Serikat Pekerja Komitmen Bersama Atasi Tantangan Ketenagakerjaan Di Masa Pandemi Covid-19

Kamis, 05 Agustus 2021, Agustus 05, 2021 WIB Last Updated 2021-08-05T11:44:59Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Sidoarjo, (GerakNusantara.com) - Pemerintah, pengusaha dan serikat pekerja/buruh yang tergabung dalam Lembaga Kerjasama/LKS Tripartit Jawa Timur kuatkan komitmen bersama dalam mengatasi tantangan ketenagakerjaan di masa pandemi Covid-19. 


Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan deklarasi gotong royong bersama Kadin Jatim, Apindo Jatim dan pimpinan konfederasi SP/SB Jatim yang disaksikan secara langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan RI Dr. Dra. Hj. Ida Fauziyah, M.Si dan Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi SH di gedung Museum Mpu Tantular Buduran, Kamis, (5/8).


Deklarasi tersebut diharapkan dapat terus meningkatkan kolaborasi antara pemerintah, pengusaha dan pekerja/buruh dalam mengatasi tantangan ketenagakerjaan saat ini. Dengan penandatanganan bersama kali ini diharapkan juga seluruh elemen memiliki semangat saling peduli, optimis dan bersama-sama bangkit dari dampak pandemi Covid-19.


Menteri Ketenagakerjaan RI Hj. Ida Fauziyah mengatakan pemerintah sudah bekerja keras mengatasi pandemi Covid-19. Salah satu hasilnya bisa dilihat dari kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Angka pengangguran terbuka yang sempat terpuruk pada bulan Agustus tahun 2020 lalu terus mengalami penurunan.



"Menurut data, pada bulan Agustus 2020 kondisi ketenagakerjaan kita akibat Covid lumayan terpuruk, pengangguran kita menjadi 9,7 juta. Secara umum yang terdampak kondisi ketenagakerjaan itu 29 juta orang, itu Agustus 2020, atas kerja keras bukan hanya kerja keras pemerintah tetapi kerja keras semua stakeholder bangsa, alhamdulillah Februari 2021 pengangguran kita turun, menjadi 8,7 juta orang, secara umum yang terdampak kondisi ketenagakerjaan turun menjadi 19 juta orang,"ungkapnya.


Menurut Ida Fauziah, pekerjaan berat seperti ini harus dipikul bersama. Semangat optimisme menghadapi pandemi seperti ini harus terus dibangun. Saling bergandeng tangan. Tidak berjalan sendiri menghadapi tantangan ke depan. Dengan komitmen kebersamaan seperti ini, dirinya yakin tantangan menghadapi dampak pandemi akan dapat dilalui. **(muz)

Komentar

Tampilkan

Terkini