Pengikut

Iklan

Menciptakan Herd Immunity Dilakukan Oleh DPD Partai NasDem Yang Menyasar Sejumlah Pondok Pesantren Di Kabupaten Pacitan.

Kamis, 26 Agustus 2021, Agustus 26, 2021 WIB Last Updated 2021-08-26T05:22:24Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini




Pacitan, (GerakNusantara.com) -
Serbuan vaksinasi di Kabupaten Pacitan digencarkan oleh sejumlah pihak. Di antaranya Kali ini, upaya menciptakan herd immunity dilakukan oleh DPD Partai NasDem yang menyasar sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Pacitan.


Yang mana pada kali ini Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menggelar Vaksinasi massal untuk santri, kiai, dan warga sekitar Pondok Pesantren Al-Fattah - Kikil, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan.



Dalam Serbuan Vaksinasi tersebut, juga dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI Fraksi NasDem Hj. Sri Wahyuni., S.Sos., WK OK DPW NasDem Jawa Timur, Drs. H. Ipong Muchlissoni.


Anggota DPR RI Fraksi NasDem Hj. Sri Wahyuni menyatakan, bahwa serbuan vaksinasi di Ponpes Al-Fattah ini meruoakana sebagai bentuk komitmen NasDem Pacitan membantu pemerintah dalam mempercepat capaian herd immunity.


" Vaksinasi ini merupakan ikhtiar untuk membantu membentuk herd immunity masyarakat," ucap Hj. Sri Wahyuni.


Salain itu, Hj. Sri Wahyuni yang merupakan Anggota DPR RI dari Dapil VII Jatim ini mengungakapkan Target vaksinasi ini agar kiai, bu nyai, ustadz dan ustadzah, serta santri dan lingkungan pondok pesantren tervaksin sehingga terbentuk herd immunity.



KH. Moch Burhanuddin Selaku Pengasuh dari PonPes Al-Fattah Turut Hadir dan juga memberi semangat kepada para santri. 

“ Alhamdulillah dengan diamanahkan vaksinasi kepada putra-putri kita tercinta, InsyaAllah para santri di berikan sehat walalfiat, Bismillah” ujar Beliau kepada Wartawan media sindo raya.


Dirinya juga berterimakasih kepada tenaga kesehatan dan pemerintah, khususnya ibu Hj.Sri Wahyuni S.Sos.dan Bapak  DRS.H.Ipong Muchlissoni dari Partai Nasdem dalam membantu pemerintah untuk mencapai herd immunity terhadap masyarakat khususnya para santri.



Usai menerima vaksin, Santri diminta tetap menjaga disiplin protokol kesehatan (prokes) Covid-19, baik yang sudah vaksin maupun belum.


"Langkah ini sebagai bentuk ikhtiar untuk mencegah paparan covid. Semoga pandemi ini cepat usai," pungkas Kiyai Burhan. 

Jurnalis:**(rur)
Komentar

Tampilkan

Terkini