Pengikut

Iklan

AKBP Alith Alarino Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Pelaku Perjudian di Tanah Bangkalan

Selasa, 03 Agustus 2021, Agustus 03, 2021 WIB Last Updated 2021-08-03T07:42:55Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Bangkalan,(GerakNusantara.com) -
Kepala Kepolisian Resort Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K., menegaskan, dirinya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku perjudian yang masih bermain-main di bumi Dzikir dan Sholawat atau tanah Bangkalan ini.

"Demi kesejahteraan masyarakat Bangkalan dalam situasi Pandemi, saya tidak akan memberikan ruang sedikitpun bagi para pelaku yang melakukan perjudian. Pasti akan kami tindak tegas," ucapnya saat diwawancarai media ini pada Selasa 3 Juli 2021

Semenjak dirinya menginjakkan kaki di tanah Bangkalan pada Kamis 17 Juni 2021 lalu, beberapa kasus telah berhasil diungkapnya secara singkat.

"Alhamdulillah, semenjak memimpin korps Bhayangkara di pulau Madura paling barat ini, beberapa kasus kejahatan berhasil terungkap. Mulai dari penyalahgunaan narkoba, Curanmor maupun perjudian yang akhir-akhir ini makin marak terjadi," terangnya.

Tak hanya melakukan pengungkapan saja, Perwira yang sebelumnya menjabat sebagai Pamen Bareskrim Polri itu juga menunjukkan rasa bentuk kepeduliannya terhadap warga masyarakat yang terdampak Covid-19 maupun dampak dalam pemberlakuan PPKM Darurat yang ditetapkan Pemerintah.

"Alhamdulillah, sedikit banyaknya bantuan yang sudah kami berikan kepada warga terdampak Covid-19 maupun dampak dari pemberlakuan PPKM Darurat, yang tidak seberapa mudah-mudahan dapat bermanfaat dan membantu beban kebutuhan bagi warga yang mendapatkannya," cakap Perwira kelahiran Sidoarjo itu.

Selain itu, lulusan alumnus Akpol 2002, juga berharap kepada masyarakat khususnya warga masyarakat agar tidak melakukan tindakan segala bentuk perjudian khususnya perjudian sabung ayam di Bangkalan.

"Kami berharap kepada warga masyarakat khususnya di wilayah Bangkalan agar tidak melakukan hal perjudian seperti sabung ayam karena dapat menimbulkan terjadinya kerumunan massa, sehingga banyak terjadi pelanggaran protokol kesehatan di masa Pandemi ini," harapnya.(sam)
Komentar

Tampilkan

Terkini